Medan-Mediadelegasi: Sebanyak 100 orang lebih elemen masyarakat dari berbagai latar belakang karir dan profesi menggelar rapat pembentukan Panitia Provinsi Tapanuli (PPT) dan telah menyusun beberapa kesepakatan, diantaranya PPT siap dideklarasikan pada 28 Oktober 2022 di kawasan Danau Toba.
“Ide pembentukan PPT bertujuan untuk melakukan percepatan terwujudnya Provinsi Tapanuli di Indonesia” kata Ketua Umum Panitia Provinsi Tapanuli J. Sontang Simatupang kepada pers di sela rapat perdana PPT, di Medan, Sabtu (8/10).
Selain itu, menurut dia, PPT lahir untuk melanjutkan agenda yang telah dilakukan oleh para pemrakarsa atau pendahulu pengusulan pembentukan Provinsi Tapanuli.
Karena itu, Sontang menegaskan bahwa pembentukan PPT bukan untuk memulai, tetapi untuk melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu.
“Ide pembentukan PPT ini perlu dipahami bersama, agar tidak menjadi kontraproduktif untuk mewujudkan Provinsi Tapanuli,” ujarnya didampingi Ketua Harian PPT Rustam Siregar dan Sekjen Yonge Sihombing.
Pembentukan PPT turut mendapat dukungan dari beberapa tokoh asal Tapanuli yang hadir dalam acara tersebut, antara lain Burhanunddin Rajagukguk dan Goldfrid Lubis.
“Saya turut merasa bangga atas menculnya kembali ide membentuk Panitia Provinsi Tapanuli,” ucap Burhanuddin yang belasan tahun lalu ikut bersama sejumlah tokoh memperjuangkan pembentukan provinsi Tapanuli (Protap).