RENCANA Stastegis Pasar Kota Medan agar memiliki implementasi Medan Berkah menuju Indonesia Emas, dibutuhkan Konsep yg tegas dan komperensif dengan Kolaborasi melibatkan elemen masyarakat dan stakeholder, Pemko Medan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pengembang sejalan dengan insfrastruktur dan sarana pasar.
Pasar dalam etimologinya merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli, serta ditandai adanya transaksi penjual-pembeli secara langsung. Guna memaksimalkan fungsi dan peranan tersebut, maka diperlukan pengelolaan sehingga PD Pasar kota Medan dapat menjadi Problem Solving, dan bukan sebaliknya.
Aset 54 Pasar Tradisional di Medan Harus Mampu berkontribusi dalam mensupport pendapatan asli daerah (PAD), baik untuk negara maupun pemerintahan daerah. Kota Medan sebagai ibu kota di Sumatera diharapkan menjadi Implementasi Pasar Tradisional modern bertaraf Nasional, Kondisi pandemi Covid-19, PD Pasar yang mengelola 54 pasar tradisional di Kota Medan hanya mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,4 miliar dalam draf di Tahun 2017,
Sesuai pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Medan Tahun Anggaran 2017 lalu yang dipimpin Rajuddin Sagala, di ruang Badan Anggaran gedung DPRD Medan, dan kondisi ini mencerminkan ketidakberdayaan manajemen, dimana seyogyanya terhadap situasi rumit sekalipun pengelola harus mampu menyesuaikan sehingga kedepannya PD Pasar tidak terkesan tidur.
Lambat atau Cepat
Indonesia berhadap-hadapan dengan sistem global, dimana Industri 4.0, pandemi covid 19 dll menjadi adanya perubahan gaya hidup. Setelah pandemi Covid-19 berakhir dan sebanyak 46% responden cenderung akan lebih sering untuk melakukan belanja online 37% menggunakan dompet digital, dan 21% memanfaatkan jasa pesan-antar makanan.
Jika melihat dari hasil survey tersebut, maka bisa dikatakan tren memanfaatkan sistem digital akan terus meningkat di masa mendatang. Perubahan perilaku dan kebiasaan konsumen sebenarnya sudah disadari perubahan perilaku konsumen di masa pandemi ini, menyebabkan trend digitalisasi di berbagai sektor yang menjadi sangat penting untuk segera dilakukan digitalisasi, contohnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).