Peluang Usaha Fumigasi Menjajikan

Selasa, 18 Oktober 2022 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Para peserta foto bersama usai acara pembukaan Musyawarah Daerah V  Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Seluruh Indonesia (ASPPHAMI) Sumut di Medan, Selasa (18/10).  Foto: Ist

Para peserta foto bersama usai acara pembukaan Musyawarah Daerah V Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Seluruh Indonesia (ASPPHAMI) Sumut di Medan, Selasa (18/10). Foto: Ist

Medan-Mediadelegasi: Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Seluruh Indonesia
(ASPPHAMI) Mualif ZA mengungkapkan bahwa bidang usaha jasa pengendalian hama (pest control) maupun fumigasi masih merupakan peluang bisnis yang menjanjikan.

“Berbagai aktivitas ekonomi membuktikan pengendalian hama dan fumigasi menjadi bagian yang sangat penting,” katanya pada acara pembukaan musyawarah daerah (Musda) V ASPPHAMI Sumut, di Medan, Selasa (18/10).

Sebagaimana diketahui, Fumigasi merupakan lanjutan dari suatu cara perlakuan untuk mengendalikan atau membunuh hama dengan zat yang pada fase gas bersifat racun (Toxic) bila pest control sudah tidak mungkin dilakukan.

Menurut dia, di era modernisasi saat ini penggunaan jasa pest control maupun fumigasi di berbagai sektor bisnis menjadi vital mengingat akibat yang disebabkan hama dapat menurunkan nilai material.

Dari berbagai aktivitas ekonomi, kata dia, telah terbukti bahwa pengendalian hama dan fumigasi menjadi bagian yang sangat penting.

“Memang masih banyak juga yang memandang usaha jasa pest control dan fumigasi ini sebelah mata. Padahal banyak ahli-ahli kita yang sangat dibutuhkan,” ucap Mualif.

Disebutkannya, pada 6 Desember 2022 mendatang akan diadakan seminar mengenai urgensi pengendalian rayap di Ibukota Nusantara.

BACA JUGA:  Ijeck-SOKSI-BKS Bagikan 500 Paket Bantuan di Medan Polonia

“Ini membuktikan jika pengendalian hama ini menjadi sangat penting,” katanya.

Karena itu, Mualif mengajak segenap pelaku usaha jasa pest control dan fumigator di Sumut yang bernaung di bawah

ASPPHAMI agar terus berupaya meningkatkan kinerja dan menunjukkan peran aktif di masyarakat.

“Kita terus mendorong pemerintah agar menjadikan langkah pencegahan penyakit sebagai kebijakan yang utama. Sejalan dengan upaya tersebut, anggota ASPPHAMI diharapkan juga harus terus menjalin kerja sama dengan seluruh pihak yang akan menjadi mitra dalam bidang regulasi,” ujar dia.

Sebelumnya, Ketua DPD ASPPHAMI Sumut Wesly Sianipar, mengakui, usaha jasa pest control dan fumigasi perlu memberi perhatian serius mengenai pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang terlibat langsung dalam proses pengendalian hama.

“ASPPHAMI Sumut akan terus mendorong peningkatan komptensi SDM di setiap perusahaan anggotanya,” tuturnya.

Upaya tersebut sejalan dengan tema Musda V DPD ASPPHAMI Sumut, yakni ‘Peran Serta Industri Pest Control dan Fumigasi melalui Produktivitas yang Berkompetensi’.

“Saya tertarik dengan tema ini dimana kita memang menyadari perkembangan industri pest control dan fumigasi harus dilakukan dengan kompetensi yang tinggi,” katanya.

BACA JUGA:  F PDI Perjuangan Tanggapi Sikap Edy Rahmayadi

Pembukaan Musda V DPD ASPPHAMI Sumut ini dihadiri oleh unsur pemerintah dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dan Kota Medan, KADIN Sumut, Balai Besar Karantina Belawan dan Perkumpulan Entomolog Kesehatan Indonesia (PEKI).

Sebelumnya, Ketua DPD ASPPHAMI Sumut Wesly Sianipar, mengakui, usaha jasa pest control dan fumigasi perlu memberi perhatian serius mengenai pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang terlibat langsung dalam proses pengendalian hama.

“ASPPHAMI Sumut akan terus mendorong peningkatan komptensi SDM di setiap perusahaan anggotanya,” tuturnya.

Upaya tersebut sejalan dengan tema Musda V DPD ASPPHAMI Sumut, yakni ‘Peran Serta Industri Pest Control dan Fumigasi melalui Produktivitas yang Berkompetensi’.

“Saya tertarik dengan tema ini dimana kita memang menyadari perkembangan industri pest control dan fumigasi harus dilakukan dengan kompetensi yang tinggi,” katanya.

Musda kali ini mengambil tema ‘peran serta industri pest control dan fumigasi melalui produktivitas yang berkompetensi’.

“Saya tertarik dengan tema ini dimana kita memang menyadari perkembangan industri pest control dan fumigasi harus dilakukan dengan kompetensi yang tinggi,” katanya.

Salah satu agenda Musda V DPD ASPPHAMI yakni pemilihan pengurus untuk periode 2022-2027. D|Med-55

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Sekadar Rayakan HUT Golkar, Maruli Siahaan Hadirkan Kepedulian untuk 200 Pejuang Kehidupan di Medan
BPK Bongkar Masalah Beton Lapangan Merdeka Medan, Rp27,83 Miliar Jadi Sorotan
Miliaran Rupiah untuk BBM, BPK Temukan Masalah di Dishub Medan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak
Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa
Satu Barisan Lawan Narkoba, Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Polda Sumut
HUT ke-62 Golkar: Andar Amin Harahap Pimpin Ziarah di TMP Medan
BMKG: 1.297 Titik Panas Terdeteksi, Sumatera Paling Banyak, Asap Menyebar Luas
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tak Sekadar Rayakan HUT Golkar, Maruli Siahaan Hadirkan Kepedulian untuk 200 Pejuang Kehidupan di Medan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:40 WIB

BPK Bongkar Masalah Beton Lapangan Merdeka Medan, Rp27,83 Miliar Jadi Sorotan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Miliaran Rupiah untuk BBM, BPK Temukan Masalah di Dishub Medan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa

Berita Terbaru