Samosir-Mediadelegasi: Pemerintah Desa Huta Gurgur Kecamatan Sianjur Mula-mula melaksanakan rapat mediasi insiden perusakan Rumah Dinas Guru SD Huta Gurgur, Selasa (20/4/2021) sekira pukul 10.00 WIB, di Kantor SD Negeri 10 Huta Gurgur.
Rapat mediasi dipimpin Kepala Desa Huta Gurgur Bahder Sagala, Babinsa Ramil 04 Harian Boho Serda Bahagia Tarigan, Kopda RB Manik, Babinkamtibmas Aiptu DB Siregar, Ketua BPD Tumpal Sagala, tokoh masyarakat Ombang Sagala,Tokoh adat Edison E Sagala, Kadus Huta Gurgur Jadiaman Sagala, Tokoh Agama Cosa M Simanjorang, Kepsek SDN 10 Berlian Naibaho, korban Jimmi Panggabean dan T br Sitompul.
Kepala Desa Huta Gurgur Bahder Sagala saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pelaksanaan rapat mediasi tentang perusakan rumah dinas guru SDN 10.
Hasil rapat diberi waktu selama 5 hari kepada pelaku untuk minta maaf kepada korban Jimmi Panggabean dan T br Sitompul. Kemudian pemerintah desa bersama warga menjamin kenyamanan guru bekerja.
Babinsa Ramil 04 Harian Boho Serda Bahagia Tarigan memberikan solusi atas permasalahan yang ada di tingkat masyarakat desa, sehingga segala permasalahan yang ada sebisa mungkin dapat diselesaikan di tingkat 3 pilar desa yaitu Kepala Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas.
Serda Bahagia Tarigan sepakat untuk menyelesaikan masalah insiden pelemparan perusakan rumah dinas Guru SD Huta Gurgur dengan cara kekeluargaan,namun karena pelaku perusakan tersebut tidak hadir, sehingga pemerintah desa bersama warga setempat sepakat menjamin keamanan korban.
Babinsa mengatakan dalam setiap kegiatan itu tidak lupa untuk mengingatkan warga binaannya agar selalu menerapkan protokol kesehatan.
Kepala SDN 10 Huta Gurgur Berlian Naibaho mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran Serda Bahagia Tarigan, Kepala Desa Bahder Sagala, tokoh agama, tokoh masyarakat, para orang tua murid, warga desa yang telah menyempatkan waktu untuk melakukan rapat mediasi ini. “Kiranya tidak ada lagi permasalahan yang seperti ini,” ujarnya.D|Sam_59












