Sergai-Mediadelegasi: Kelangkaan minyak goreng (Migor) dan proses percepatan penanganan pandemi Covid-19 disikapi Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) dengan kreatif.
Hal tersebut terlihat jelas dalam gelar pasar murah di pelataran kantor Camat Tanjung Beringin, Jumat kemarin.
Bupati Sergai Darma Wijaya saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, pasar murah yang diinisiasi oleh Pemkab Sergai ini bertujuan untuk menanggulangi rendahnya ketersedian stok (Migor) di tengah tingginya permintaan masyarakat, apalagi beberapa waktu yang lalu harganya sempat melonjak tinggi, sebelum pemerintah pusat mengambil kebijakan penurunan harga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun Bupati menyebut, gelaran pasar murah ini juga dilaksanakan berbarengan dengan upaya Pemkab Sergai untuk mengejar angka capaian program vaksinasi.
“Jadi dalam kegiatan pasar murah ini, kita juga turunkan tim vaksinator. Masyarakat bisa mengikuti vaksinasi I, II dan booster. Nah, masyarakat yang sudah divaksin akan diprioritaskan untuk bisa membeli minyak murah ini,” papar Bupati.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, jika pasar murah ini rencananya digelar di 17 kecamatan se-Sergai dan untuk sementara masih menyediakan (Migor). Pada hari ini juga, kata Bupati lagi, kegiatan ini perdana dilakukan di Kecamatan Tanjung Beringin dan Dolok Masihul.
“Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini di tiap-tiap kecamatan, masyarakat dapat terbantu serta dapat mendongkrak capaian vaksinasi di Sergai,” tutup Bupati.
Sementara itu Camat Tanjung Beringin Elmiati, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi dan pasar murah bersama jajaran Polres Sergai menyampaikan, bahwa (Migor) yang dijajakan di pasar murah ini disediakan sebanyak 500 liter yang dikemas dalam ukuran 825 ml seharga Rp.10.000. Tiap warga yang sudah divaksin diperbolehkan maksimal menebus dua kemasan.
“Syukur alhamdullilah. Bisa kita lihat bagaiamana antusiasme masyarakat dalam menyambut kegiatan ini. Dari data yang saya dapatkan, hari ini ada sekitar 200 orang yang divaksin di lokasi,” kata Camat.
Ia pun berharap kegiatan semacam ini bisa terus dilaksanakan dalam menyikapi langkanya pasokan (Migor) sekaligus jadi ajang untuk menyukseskan vaksinasi di Sergai.
“Seperti yang beberapa waktu disampaikan oleh Pak Presiden Jokowi, vaksinasi adalah salah satu syarat vital dalam upaya menghadapi pandemi. Apalagi saat ini Indonesia sudah masuk gelombang pandemi ketiga dengan munculnya varian Omicron, terutama di Jawa dan Bali,” tuturnya.
Selain vaksinasi, Elmiati juga meminta seluruh pihak khususnya warga Tanjung Beringin untuk disiplin dalam menjalankan prokes.
“Tak cukup vaksin saja. Kita juga perlu patuh prokes, utamanya penggunaan masker dalam aktivitas sehari-hari,” tutupnya.
Adanya pasar murah yang berbarengan dengan vaksinasi ini disikapi sangat positif oleh warga Tanjung Beringin. Boru Sinaga (40), salah seorang warga Dusun III Pematang Terang, mengungkapkan jika dirinya bersama beberapa rekannya mendapat informasi terkait pasar murah dan vaksinasi ini dari pihak desa.
“Semoga program semacam ini bisa dilaksanakan secara rutin karena sangat membantu warga,” harap Camat Tanjung Beringin. D|Sgi-105












