Kebakaran Rumah di Tanjung Priok, 4 Orang Tewas Diduga Akibat Korsleting Listrik

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi bagian dalam rumah di Jalan Agung Perkasa, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/5/2026), yang ludes terbakar hebat.

Kondisi bagian dalam rumah di Jalan Agung Perkasa, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/5/2026), yang ludes terbakar hebat.

Jakarta-Mediadelegasi: Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah tinggal di Jalan Agung Perkasa, kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu pagi (13/5/2026). Peristiwa nahas ini merenggut nyawa empat penghuni rumah, sementara dua orang lainnya selamat namun mengalami guncangan hebat atau syok pasca kejadian.

Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi masuk dan kebakaran tercatat secara resmi terjadi pada pukul 05.05 WIB, meskipun warga sekitar sebenarnya sudah mendeteksi adanya gejala kebakaran jauh lebih awal.

“Objek yang terbakar adalah rumah tinggal. Dari hasil pengecekan di lokasi, diketahui korban jiwa berjumlah empat orang, dan dua lainnya mengalami syok berat serta langsung mendapatkan pertolongan pertama,” jelas Gatot saat dikonfirmasi awak media di lokasi kejadian.

Gatot kemudian merinci identitas sementara para korban yang meninggal dunia berdasarkan inisial dan usianya. Keempat korban tersebut adalah B (78 tahun), KB (77 tahun), PM (55 tahun), dan NP (50 tahun). Keempatnya ditemukan tidak bernyawa di dalam bangunan saat tim pemadam kebakaran mulai melakukan penjinakan api.

BACA JUGA:  BMKG Imbau Masyarakat Waspada Peningkatan Curah Hujan hingga Awal 2026

Sementara itu, dua orang yang beruntung selamat dari peristiwa maut ini berinisial L (22 tahun) dan E (27 tahun). Keduanya berhasil keluar dari bangunan namun dalam kondisi sangat lemas dan terguncang hebat melihat kejadian yang menewaskan kerabat atau penghuni rumah lainnya.

Berdasarkan keterangan saksi mata dan tetangga sekitar, peristiwa ini bermula sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, warga melihat kepulan asap mulai muncul dari arah lantai dua bangunan rumah tersebut. Karena curiga dan khawatir, warga segera melaporkan hal itu kepada petugas keamanan lingkungan setempat.

Mendapat laporan tersebut, petugas keamanan atau satpam segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus upaya pemadaman awal. Mereka berusaha memadamkan asap dan api yang mulai membesar menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di lingkungan sekitar.

Namun, upaya pemadaman mandiri tersebut tidak membuahkan hasil. Api justru berkembang dengan sangat cepat, melalap perabotan dan material bangunan yang mudah terbakar. Menyadari situasi semakin berbahaya, petugas keamanan segera bergerak ke Pos Pemadam Kebakaran Sunter Podomoro untuk meminta bantuan penuh.

Setelah menerima laporan resmi dan permintaan bantuan, pihak Gulkarmat Jakarta Utara segera mengerahkan kekuatan penuh ke lokasi. Sebanyak 9 unit kendaraan pemadam kebakaran disertai 45 personel yang terlatih dikerahkan ke Jalan Agung Perkasa untuk menanggulangi si jago merah yang sudah membesar.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo: Mark Up Anggaran Sama dengan Mencuri

Para petugas harus bekerja ekstra keras dan berhati-hati karena kondisi bangunan yang mulai rapuh serta potensi adanya korban terjebak di dalamnya. Berkat kerja sama tim yang sigap, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya, namun nyawa empat penghuni rumah sudah tak tertolong lagi.

Tim penyelidik dari Gulkarmat dan kepolisian kini berada di lokasi untuk menelusuri akar penyebab kebakaran tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan awal terhadap titik asal api dan kondisi instalasi listrik bangunan, diduga kuat kebakaran ini dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi lengkap dan mencegah kesalahan informasi. Jenazah keempat korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut, sementara lokasi kejadian disegel guna keperluan penyelidikan lebih mendalam oleh pihak berwenang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Badan Intelijen Negara Respons Ancaman Reformasi Jilid II Jelang Demo Hari Ini
Rupiah Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS: Dampak Meredanya Ketegangan AS-Iran dan Proyeksi Ekonomi Positif
Ribuan Mahasiswa Longmarch ke Bundaran HI, Sempat Bersitegang dengan Aparat di Dukuh Atas
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bongkar 58 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp37 Miliar
Aksi Mahasiswa UI: Sempat Terblokade dan Bersitegang, Akhirnya Berjalan Kaki Menuju Bundaran HI
Bersitegang di Semanggi, BEM UI Tetap Bersikeras Aksi di Bundaran HI Meski Dilarang Polisi
Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga, Warga Diminta Waspada
Pemerintah Lakukan Penataan MBG Selama Sebulan: Atasi Pembengkakan Titik Layanan & Jamin Keamanan Pangan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:50 WIB

Kepala Badan Intelijen Negara Respons Ancaman Reformasi Jilid II Jelang Demo Hari Ini

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:46 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS: Dampak Meredanya Ketegangan AS-Iran dan Proyeksi Ekonomi Positif

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:44 WIB

Ribuan Mahasiswa Longmarch ke Bundaran HI, Sempat Bersitegang dengan Aparat di Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:31 WIB

Aksi Mahasiswa UI: Sempat Terblokade dan Bersitegang, Akhirnya Berjalan Kaki Menuju Bundaran HI

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:25 WIB

Bersitegang di Semanggi, BEM UI Tetap Bersikeras Aksi di Bundaran HI Meski Dilarang Polisi

Berita Terbaru