Anggota DPRD Jember Disidang Majelis Kehormatan Gerindra: Main Game dan Merokok Saat Rapat Stunting Viral

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Achmad Syahri Assidiqi, anggota DPRD Jember dari Partai Gerindra, terlihat asyik menunduk memainkan ponsel diduga bermain gim sambil merokok di meja sidang saat rapat Komisi D bersama Dinas Kesehatan membahas penanganan stunting. Foto: Ist.

Achmad Syahri Assidiqi, anggota DPRD Jember dari Partai Gerindra, terlihat asyik menunduk memainkan ponsel diduga bermain gim sambil merokok di meja sidang saat rapat Komisi D bersama Dinas Kesehatan membahas penanganan stunting. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Majelis Kehormatan Partai Gerindra resmi memanggil anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, Achmad Syahri Assidiqi. Ia dipanggil untuk menjalani sidang kode etik yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (15/5/2026) di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Jakarta. Pemanggilan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas perbuatannya yang menuai kecaman luas publik.

Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Habiburokhman, membenarkan pemanggilan dan agenda sidang tersebut saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026). Ia menegaskan bahwa Syahri akan diproses secara resmi di Mahkamah Partai sesuai mekanisme dan aturan organisasi yang berlaku.

“Iya disidang hari Jumat di DPP di Mahkamah Partai,” ujar Habiburokhman secara singkat namun tegas. Meski sudah memastikan agenda persidangan, ia enggan memberikan penjelasan lebih rinci terkait sanksi apa yang mungkin akan dijatuhkan partai nanti, maupun langkah-langkah lanjutan yang akan diambil.

Ketika diminta keterangan lebih lanjut mengenai rencana sikap partai terhadap pelanggaran yang dilakukan kader di Jawa Timur tersebut, Habiburokhman kembali menekankan bahwa semua hal akan dibahas dan diputuskan dalam sidang internal. “Iya makanya disidang di mahkamah partai,” jawabnya lagi, menutup pembicaraan soal detail kasus ini.

BACA JUGA:  Perjuangkan Prabowo Presiden 2024

Isu ini bermula dari beredarnya rekaman video di media sosial yang memperlihatkan kelakuan Achmad Syahri Assidiqi saat sedang berada di ruang sidang dewan. Video tersebut dengan cepat menjadi sorotan dan viral, memancing kemarahan publik karena dianggap sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang wakil rakyat.

Peristiwa dalam video itu terjadi saat Komisi D DPRD Jember sedang menggelar rapat dengar pendapat resmi bersama pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Agendanya sangat penting dan menyangkut kepentingan masyarakat luas, yakni pembahasan terkait penanganan masalah stunting atau kekurangan gizi kronis, yang menjadi prioritas utama kesehatan daerah setempat.

Namun, di tengah pembahasan serius mengenai isu kesehatan yang memprihatinkan itu, Syahri justru terlihat tidak fokus. Dalam rekaman, ia tampak asyik menunduk dan memainkan gawai atau telepon genggamnya, yang diduga sedang digunakan untuk bermain gim, tanpa mempedulikan jalannya rapat yang sedang berlangsung.

Bukan hanya itu, pelanggaran etika yang dilakukannya semakin jelas terlihat saat ia juga terlihat sedang merokok di dalam ruangan rapat, tepatnya di ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Jember. Sikap tersebut dianggap melanggar aturan tata tertib dewan, aturan larangan merokok di ruang tertutup, serta norma kesopanan dan etika perwakilan rakyat.

BACA JUGA:  Sosialisasi Pemilu 2024, Cegah Konflik Hoax

Perilaku legislator tersebut langsung menuai kecaman keras dari warganet dan masyarakat luas. Banyak yang menilai tindakannya sangat tidak etis, tidak menghormati narasumber maupun rekan sejawat, serta merendahkan martabat lembaga DPRD, terlebih lagi topik yang dibahas sangat krusial bagi kesejahteraan warga Jember.

Menanggapi polemik yang membesar ini, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat. Ia mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut dan memahami kekecewaan publik atas perilaku anggotanya yang dianggap memalukan lembaga.

Ahmad Halim menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. DPRD Jember berkomitmen mengambil langkah tegas secara kelembagaan dan memproses anggota yang bersangkutan sesuai dengan aturan tata tertib dan kode etik yang berlaku di lembaga legislatif daerah.

“Kita akan proses karena ini juga menyangkut etika lembaga DPRD. Kita tegur karena tidak menerapkan kedisiplinan serta attitude maupun etika ketika di ruang rapat,” tegas Ahmad Halim. Kini, seluruh pihak menunggu hasil sidang di Mahkamah Partai Gerindra untuk melihat keputusan dan sanksi apa yang akan diterima Achmad Syahri Assidiqi. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Badan Intelijen Negara Respons Ancaman Reformasi Jilid II Jelang Demo Hari Ini
Rupiah Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS: Dampak Meredanya Ketegangan AS-Iran dan Proyeksi Ekonomi Positif
Ribuan Mahasiswa Longmarch ke Bundaran HI, Sempat Bersitegang dengan Aparat di Dukuh Atas
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bongkar 58 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp37 Miliar
Aksi Mahasiswa UI: Sempat Terblokade dan Bersitegang, Akhirnya Berjalan Kaki Menuju Bundaran HI
Bersitegang di Semanggi, BEM UI Tetap Bersikeras Aksi di Bundaran HI Meski Dilarang Polisi
Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga, Warga Diminta Waspada
Pemerintah Lakukan Penataan MBG Selama Sebulan: Atasi Pembengkakan Titik Layanan & Jamin Keamanan Pangan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:50 WIB

Kepala Badan Intelijen Negara Respons Ancaman Reformasi Jilid II Jelang Demo Hari Ini

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:46 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS: Dampak Meredanya Ketegangan AS-Iran dan Proyeksi Ekonomi Positif

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:44 WIB

Ribuan Mahasiswa Longmarch ke Bundaran HI, Sempat Bersitegang dengan Aparat di Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:31 WIB

Aksi Mahasiswa UI: Sempat Terblokade dan Bersitegang, Akhirnya Berjalan Kaki Menuju Bundaran HI

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:25 WIB

Bersitegang di Semanggi, BEM UI Tetap Bersikeras Aksi di Bundaran HI Meski Dilarang Polisi

Berita Terbaru