Pemkot Medan Gelontorkan Rp198 Miliar

Jumat, 14 Oktober 2022 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman menyampaikan paparan dalam acara Pendampingan Terpadu Percepatan Stunting Provinsi Sumatera Utara, di Medan, Kamis (13/10).

Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman menyampaikan paparan dalam acara Pendampingan Terpadu Percepatan Stunting Provinsi Sumatera Utara, di Medan, Kamis (13/10).

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Kota (Pemkot) Medan tahun 2022 menggelontorkan dana sebesar Rp198 miliar lebih untuk mendukung program penurunan angka prevalensi anak lahir dalam keadaan kerdil (stunting).

Wali Kota Medan Bobby Nasution menyatakan komitmen Pemkot Medan tersebut dalam acara Pendampingan Terpadu Percepatan Stunting Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Kamis (13/10).

Sebagaimana diketahui, terjadinya stunting dipicu, antara lain kurangnya perhatian terhadap pemenuhan gizi seimbang sehingga anak kurang mendapatkan protein dan mengakibatkan gagal tumbuh.

Bobby dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman lebih lanjut mengemukakan, dana Rp198 miliar lebih tersebut dialokasikan untuk mendukung 15 program, 16 kegiatan serta 29 sub kegiatan yang dilaksanakan secara terpadu oleh 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 30 kelurahan.

“Langkah tersebutkita lakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Pak Wali Kota dalam menurunkan angka stunting melalui sejumlah aksi nyata, termasuk pemantauan dan evaluasi,” paparnya, seperti dilansir dari situs Pemkomedan.go.id.

Disebutkannya, Pemkot Medan untuk program penanganan stunting tahun 2023 telah pula membuat rencana kegiatan sebanyak 12 program dengan 13 kegiatan dan 21 sub kegiatan dengan total pagu anggaran sekitar Rp41 miliar lebih.

BACA JUGA:  Polda Sumut Tangkap 959 Tersangka Narkoba Selama Operasi Antik Toba

Dalam kegiatan yang digelar Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S) Sekretariat Wakil Presiden RI tersebut, Aulia Rachman yang juga merupakan Ketua TP2S Kota Medan, juga mengungkapkan bahwa salah satu upaya yang dilakukan Pemkot Medan untuk menangani stunting adalah melalui intervensi gizi spesifik.

“Kita lakukan pemberian makanan tambahan bagi bayi gizi buruk, pelaksanan pos gizi melalui anggaran dana kelurahan. Kemudian, pelaksanaan komunikasi, informasi, edukasi terkait pencegahan stunting, asi eksklusif, pemberian mp-asi, Germas, tata laksana gizi buruk, pemantauan dan promosi pertumbuhan serta gerakan gemar makan ikan,” ucap dia.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya melakukan intervensi gizi sensitif dengan kegiatan peningkatan penyediaan air minum yang aman dan sanitasi layak.

“Kegiatan ini harus jadi semangat kita bersama dalam menurunkan angka stunting,” tuturnya dalam acara yang turut dihadiri Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wakil Presiden RI Dr Ir Suprayoga Hadi MSP.

BACA JUGA:  Wujudkan Terang Benderang, PJU di Medan Gunakan LED

Pada kesempatan itu, Aulia Rachman berharap ke depan Pemkot Medan bisa semakin mengkolaborasikan ide-ide dan program yang ada, baik dengan pemerintah daerah lain, provinsi hingga Pemerintah Pusat.

“Untuk itu tentunya kita butuh data yang valid, karena dari data yang tervalidasi itu kita bisa bergerak untuk melakukan intervensi-intervensi secara pasti dan tepat sasaran agar hasilnya optimal. Sebab, setiap daerah memiliki peta geografis yang berbeda-beda,” ujar Aulia.

Para peserta yang hadir dalam acara Pendampingan Terpadu Percepatan Stunting itu berasal dari utusan Pemkab/Pemkot se Sumut, antara lain Kabupaten Serdang Bedagai, Dairi, Simalungun, Batu Bara dan PakPak Bharat.

Sementara itu Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wakil Presiden RI Suprayoga Hadi, mengatakan bahwa kegiatan ini digelar bertujuan untuk mendalami isu dan permasalahan pokok yang mengakibatkan terjadinya stunting.

“Selain Sumatera Utara, kita juga melakukan pendampingan di Provinsi Kalimantan Barat. Tujuannya juga ingin memastikan intervensi program-program yang dirancang dan dijalankan berjalan baik di masyarakat,” ungkap Suprayoga. D|Red-04

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru