Pemulihan Sunyi Andrie Yunus Pasca Teror Air Keras

Pemulihan Sunyi Andrie Yunus
Kondisi aktivis HAM dari KontraS Andrie Yunus masih terus dipantau oleh Tim medis di Rumah Sakit Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Pemulihan Sunyi Andrie Yunus kini menjadi perhatian publik setelah aktivis HAM dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) itu menjalani serangkaian perawatan intensif pasca menjadi korban penyiraman air keras. Tim medis di Rumah Sakit Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyampaikan bahwa kondisi pasien masih terus dipantau secara ketat untuk memastikan proses penyembuhan berjalan maksimal.

“Secara umum, kondisi psikologis pasien dalam keadaan cukup stabil meskipun mengalami peristiwa traumatis berat,” bunyi keterangan RSCM, Rabu (1/4/2026).

Pemulihan Sunyi Andrie Yunus Jadi Sorotan Publik

Pemulihan Sunyi Andrie Yunus menjadi sorotan luas masyarakat, terutama karena peristiwa yang menimpanya memicu gelombang keprihatinan dari berbagai kalangan. Insiden tersebut tidak hanya menyebabkan luka fisik serius, tetapi juga meninggalkan trauma psikologis yang membutuhkan pendampingan khusus.

Bacaan Lainnya

Pihak rumah sakit menjelaskan bahwa secara umum kondisi psikologis Andrie Yunus saat ini tergolong stabil. Meski demikian, tim medis tetap memberikan dukungan psikologis intensif agar pasien mampu menjalani proses pemulihan secara optimal.

Menurut tim dokter, pendampingan psikologis menjadi bagian penting dalam perawatan pasien. Hal ini dilakukan untuk membantu korban menghadapi dampak trauma akibat peristiwa kekerasan yang dialaminya beberapa waktu lalu.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/kontroversi-tahanan-rumah-yaqut-diselidiki-dewas-kpk/

Dari sisi kondisi luka, perkembangan penyembuhan menunjukkan kemajuan yang cukup baik. Sebagian besar luka yang sebelumnya terbuka kini telah menutup dan mulai mengering setelah dilakukan tindakan cangkok kulit.

Prosedur cangkok kulit tersebut dilakukan pada sejumlah bagian tubuh yang terdampak, seperti wajah, leher bagian depan, dada, sebagian pundak, serta lengan kanan. Kulit baru yang terbentuk secara bertahap mulai menutupi area luka.

Meski begitu, tim medis masih menemukan adanya jaringan kulit mati pada bagian leher belakang pasien. Area tersebut akan dibersihkan melalui prosedur lanjutan sebelum dilakukan tindakan cangkok kulit tambahan dalam waktu sekitar satu minggu mendatang.

Selain luka pada permukaan tubuh, kondisi mata kanan Andrie Yunus juga menjadi fokus penanganan medis. Mata tersebut mengalami kerusakan serius akibat paparan cairan kimia saat insiden penyiraman terjadi.

Pos terkait