Dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, Sanchez menegaskan Spanyol tidak ingin terlibat dalam konflik yang dapat memperburuk situasi keamanan internasional.
Ia menambahkan negaranya tidak akan mengambil langkah yang bertentangan dengan nilai-nilai diplomasi dan kepentingan global hanya demi menghindari tekanan dari pihak tertentu.
Ketegangan antara kedua negara juga dipicu oleh perbedaan pandangan mengenai kebijakan pertahanan. Trump sebelumnya mengkritik Spanyol karena tidak meningkatkan anggaran militernya hingga lima persen dari produk domestik bruto (PDB).
Presiden AS itu menilai kontribusi Spanyol terhadap keamanan kawasan masih terlalu kecil dibandingkan beberapa negara Eropa lainnya yang telah menaikkan anggaran pertahanan mereka.
Di sisi lain, pemerintah AS mengklaim memiliki dasar hukum untuk memberlakukan embargo terhadap produk impor dari Spanyol. Pernyataan tersebut disampaikan Trump bersama Menteri Keuangan AS Scott Bessent.
Namun rencana tersebut belum mendapat kepastian. Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer tidak memberikan jawaban tegas ketika ditanya mengenai kemungkinan pemberlakuan sanksi perdagangan terhadap Spanyol.
Situasi ini juga menjadi rumit karena Spanyol merupakan anggota Uni Eropa yang menerapkan sistem perdagangan bebas antarnegara anggotanya. Kebijakan tersebut berpotensi menyulitkan upaya Amerika Serikat untuk memberlakukan pembatasan perdagangan secara khusus terhadap satu negara anggota saja. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.








