Medan-Mediadelegasi: Insiden tak terduga terjadi di dalam pesawat Lion Air JT-308 rute Jakarta-Kualanamu, Deli Serdang, Sabtu (2/8). Seorang penumpang berinisial H, teriak ada bom.
Informasi yang dihimpun Mediadelegasi, kasus tersebut kini telah ditangani oleh pihak kepolisian Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Penumpang tersebut sekarang telah diamankan.
Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Ronald Sipayung mengatakan, penyidik masih melakukan pendalaman, khususnya terkait motif pelaku.
Ronald menegaskan, pengawasan kini ditingkatkan di Bandara Soetta demi menghindari kejadian serupa.
Ia menambahkan, pelaku kini terancam sanksi pidana karena ulahnya yang meresahkan penumpang Pesawat Lion Air lainnya itu.
“Untuk sanksi pidana tentu saja ada. Hanya saja, dalam hal ini nanti setelah proses pemeriksaan akan disampaikan lebih jelasnya,” tuturnya.
Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, membenarkan kejadian tersebut.
“Kejadiannya Sabtu kemarin. Saat itu posisi pesawat sedang pushback. Dan seorang penumpang itu laki-laki berinisial H,” paparnya, Minggu (3/8).
Dikatakannya, laki-laki berinisial H itu menyampaikan adanya bom kepada awak kabin.
Mendengar hal itu, awak kabin menanyakan ulang, tetapi laki-laki itu tetap mengatakan adanya bom di pesawat tersebut.
“Laki-laki itu bilang ada bom, lalu kapten pesawat lapor ke petugas layanan darat. Ini sesuai dengan prosedur yang kita lakukan,” katanya.
Mendengar hal itu, Kapten pun langsung mengembalikan pesawat ke apron untuk pemeriksaam lebih lanjut.
“Akhirnya H diturunkan dan diserahkan ke petugas keamanan bandara,” ujarnya.
Kemudian, kata Danang, sebanyak penumpang dan bagasi diturunkan untuk pemeriksaan dan 184 orang penumpang dipindahkan ke pesawat lain.
“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan benda mencurigakan atau berbahaya. Dan penumpang lainnya dilanjutkan dengan pesawat pengganti JT 308 yang mendarat di Bandara Internasional Kualanamu,” katanya. D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






