Petani Butuh Perhatian Serius Pemkab Samosir

Sabtu, 25 September 2021 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: D|Ist

Foto: D|Ist

Parulian Sianturi, Ketua Kelompok Tani di Desa Siboro kecamatan Sianjurmulamula, menyampaikan sejumlah kendala yang dialaminya di bidang pertanian.

Dia menjelaskan terkait masalah pupuk bersubsidi, harga yang diberikan kepada petani bahkan melebihi harga eceran tertinggi sesuai kesepakatan antara dinas dengan distributor. “Salah satu contoh  pupuk Ponska Rp110 ribu sampai ke petani, tapi nyatanya kami beli sampai Rp140 ribu bahkan sampai Rp150 ribu per zak, itu salah satu contoh, bahkan untuk pupuk bersubsidi lainya,” ungkapnya.

Bahkan kata Parulian, ketika membeli pupuk ke distributor yang dihunjuk kabupaten, distributor mengatakan tidak ada pupuk, sehingga menjadi salah satu kendala. Kemudian bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah khususnya Kabupaten Samosir melalui Dinas Pertanian seperti bibit tanaman dan Alsintan menurut mereka kurang tepat sasaran.

BACA JUGA:  Warga Pasar Pangururan Peroleh Sembako RapBerjuang

“Kalau bisa, pemberian bantuan Alsintan, diberikan tepat sasaran kepada masyarakat bertani yang betul betul mengerti cara menggunakanya dan supaya dinas pertanian meninjau langsung kemasyarakat, apa yang betul betul dibutuhkan masyarakat petani,” pintanya.

Bukan itu saja, Parulian Sianturi juga berharap pemkab Samosir melalui dinas pertanian untuk lebih serius memberikan pengetahuan tentang pertanian. “Kami meminta kepada dinas pertanian kabupaten Samosir, agar adanya pendidikan dari dinas pertanian, salah satunya memeriksa dan mendeteksi unsur tanah, tanaman apa yang cocok ditanam ditanah kami,” harapnya.

Dalam momentum hari itu juga, para petani yang tergabung dalam STKS mengeluhkan masalah Pendidikan dan layanan kesehatan di Kabupaten Samosir yang menurut mereka masih kurang maksimal. D|Sam-59

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paskibraka Samosir Dapat Apresiasi dan Uang Pembinaan
86 Warga Binaan Lapas Kelas III Pangururan Dapat Remisi
Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan
Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang
PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding
Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Paskibraka Samosir Dapat Apresiasi dan Uang Pembinaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:58 WIB

86 Warga Binaan Lapas Kelas III Pangururan Dapat Remisi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:08 WIB

PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding

Berita Terbaru

Tersangka Kasim alias Kosim (kiri), residivis peredaran sabu yang diamankan Polsek Kualuh Hulu, Kamis (20/8/2026), beserta barang bukti (kanan) berisi sabu 0,35 gram, timbangan elektrik, plastik klip kosong, alat sedot, HP Oppo biru, dan uang tunai Rp420 ribu. Tersangka mengaku memperoleh barang dari seseorang bernama Kiki yang kini masih diburu. Foto: GS.

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polsek Kualuh Hulu Amankan Terduga Pengedar Sabu

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:42 WIB