Polisi PJR Tabrak Seorang Nenek, Polda Sumut Minta Maaf

Kamis, 17 Juli 2025 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga melihat kondisi seorang nenek yang tergeletak di atas aspal (kanan) usai ditabrak dua orang polisi patroli jalan raya (kiri)  di Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (17/7).  Foto:  ist

Seorang warga melihat kondisi seorang nenek yang tergeletak di atas aspal (kanan) usai ditabrak dua orang polisi patroli jalan raya (kiri) di Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (17/7). Foto: ist

Medan-Mediadelegasi: Kepolisian. Daerah (Polda) Sumatera Utara menyampaikan permohonan maaf atas insiden dua petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda setempat yang menabrak seorang nenek bernama Rodiah (70) di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (17/7).

 

 

 

 

“Kami dari pihak Polda Sumut mohon maaf kepada yang bersangkutan (korban), dari keluarga ibu R atas apa yang terjadi, atas insiden yang tidak diharapkan dan kami juga minta maaf ke masyarakat atas terhambatnya lalu lintas tadi pagi,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan.

 

 

 

 

Ferry menjelaskan bahwa saat ini korban tengah dirawat di RS Mitra Medika Jalan Sisingamangaraja.

Dia menambahkan  bahwa pihaknya juga bertanggungjawab atas pengobatan korban.

BACA JUGA:  GPMN Cemaskan Demokrasi Indonesia Mengarah Liberal

“Saat ini ibu dirawat di RS Mitra Medika dan kami pihak Polda Sumut yang akan membiayai pengobatan dan santunan,” ujarnya, seperti keterangan yang dihimpun Mediadelegasi.

 

 

Ferry menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.15 WIB tadi. Adapun dua personel PJR itu adalah Bripda RS dan Bripda AD.

 

 

Ia menjelaskan bahwa awalnya nenek tersebut hendak menuju RS Mitra Medika. Lalu, nenek itu menyeberang dari arah Sekolah Parulian menuju RS Mitra Medika.

Setelah tiba di pembatas jalan yang berada di media jalan, ibu tersebut mengurungkan niatnya untuk ke RS dan hendak kembali menuju lokasinya awal, di depan Sekolah Parulian.

BACA JUGA:  Dua Anggota DPRD Medan Berdamai Usai Bertikai

Saat kejadian, dua personel tersebut berada di belakang salah satu truk yang tengah melintas. Ferry menyebut Bripda RS yang saat itu berada di depan tidak melihat korban karena tertutup pohon yang berada di tengah jalan.

Ferry menyebut saat kejadian itu, korban terkena bagian belakang motor PJR. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki.

Ia juga membantah dua personel polisi itu menabrak korban, tetapi hanya menyenggolnya.

Dia menjelaskan bahwa dua personel polisi itu melaju dengan kecepatan 40-60 km per jam.

Meski begitu, petugas kepolisian akan mendalami apakah ada kelalaian kedua personel polisi tersebut saat kejadian. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru