Presiden: Angkutan Massal Solusi Atasi Kemacetan

Kamis, 9 Februari 2023 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Presiden Joko Widodo menyampaikan kata sambutan pada acara peresmian Terminal Tipe A Amplas Medan dan Tanjung Pinggir yang dipusatkan di Terminal Amplas Medan, Kamis (9/2). Foto: Kemhub

Presiden Joko Widodo menyampaikan kata sambutan pada acara peresmian Terminal Tipe A Amplas Medan dan Tanjung Pinggir yang dipusatkan di Terminal Amplas Medan, Kamis (9/2). Foto: Kemhub

Medan-Mediadelegasi: Presiden RI Joko Widodo berharap, kota-kota lain di luar Jakarta harus mulai memacetambangun sarana dan prasarana transportasi massal, karena dapat menjadi solusi mengatasi kemacetan lalu lintas.

“Harus mulai berpikir ke arah membangun LRT, MRT, BRT, dan moda transportasi lainnya. Kalau tidak, akan keduluan macet, jalan tidak bisa dilebarkan, dan masyarakat sangat tergantung dengan kendaraan pribadi,” kata Presiden pada acara peresmian Terminal Tipe A Amplas Medan dan Tanjung Pinggir yang dipusatkan di Terminal Amplas Medan, Kamis (9/2).

Presiden mengungkapkan, masalah kemacetan di kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, dan kota lainnya menjadi perhatian utama pemerintah.

Untuk itu, pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi seperti terminal tipe A harus terus dilakukan agar fasilitasnya semakin baik, sehingga masyarakat semakin nyaman untuk menggunakannya.

“Terminal harus bersih, nyaman. Kalau kotor, banyak preman, siapa yang mau naik bus,” kata Presiden.

BACA JUGA:  Urai Kemacetan, Wali Kota Medan Resmikan Underpass HM Yamin

Sebab, jika terminal masih kotor dan banyak preman, maka masyarakat tidak akan mau ke terminal.

“Saya selalu mendorong untuk masyarakat menggunakan transportasi massal baik itu namanya bus antar kota, bus antar pulau, dan juga transportasi massal di kota-kota besar,” tambahnya.

Jokowi mengatakan, dengan beroperasinya kedua terminal di Sumut itu diharapkan menumbuhkan budaya menggunakan angkutan massal, seperti bus.

Apalagi, lanjutnya, bus-bus yang berangkat dari Terminal Amplas ada yang sampai ke Jakarta.

“Kita harapkan setelah beroperasi, betul-betul dapat memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Kepala Negara.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan, keberadaan kedua terminal itu diharapkan selain akan meningkatkan konektivitas antar wilayah perkotaan dan antar provinsi, juga dapat mendorong pariwisata dan meningkatkan perekonomian daerah.

BACA JUGA:  Kejatisu Baksos ke Panti Asuhan dan Rumah Ibadah

“Ini satu hal yang membanggakan, Kota Medan memiliki fungsi konektivitas dalam kota dan luar kota yang terhubung dengan baik, karena kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, daerah, dan swasta,” ucap Menhub.

Budi menyebut, pembangunan kedua terminal tipe A tersebut dibiayai oleh Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Terminal Amplas dibangun dengan pagu anggaran SBSN Rp42,8 miliar dan diselesaikan melalui skema tahun jamak (multiyears) tahun 2021-2022.
Sementara, Terminal Tipe A Tanjung Pinggir dibangun menggunakan pagu anggaran SBSN Rp43,4 miliar dan telah diselesaikan pada tahun 2022.

Saat ini, menurut dia, tanah di dua terminal ini sudah dibangun sebagian, dan sebagian lagi akan dikembangkan menggunakan pendanaan kreatif bekerjasama dengan swasta.

“Semula tanah ini milik Pemkot kemudian diserahkan kepada Kemenhub dan akan dikembangkan dengan konsep multifungsi (mixed use),” paparnya. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB