OJK dan Kejaksaan Perkuat Penanganan Pidana Keuangan

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara (kiri) dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan RI, Asep Nana Mulyana (kanan) dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara (kiri) dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan RI, Asep Nana Mulyana (kanan) dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.

Jakarta-Mediadelegasi: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kejaksaan Republik Indonesia resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terbaru untuk memperkuat sinergi dalam penanganan perkara pidana. Langkah ini diambil guna memastikan penyelesaian tindak pidana di sektor jasa keuangan berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara, menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan elemen krusial dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Sinergi antara OJK dan Kejaksaan diharapkan mampu menciptakan mekanisme penegakan hukum yang jauh lebih solid dan transparan di masa depan.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/langgar-aturan-prabowo-cabut-izin-28-perusahaan-hutan/

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, Mirza menyebutkan bahwa PKS ini dirancang untuk memfasilitasi proses bisnis yang lebih baik, terutama dalam tahap penyidikan. Fokus utamanya adalah menyelaraskan langkah kedua lembaga saat menangani kasus-kasus pelanggaran hukum di industri keuangan.

Kolaborasi OJK dan Kejaksaan RI  Perkuat Hukum Di Sektor Keuangan.

Mirza juga menjelaskan bahwa mandat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) memberikan wewenang penyidikan kepada OJK. Namun, wewenang tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan kolaboratif dari aparat penegak hukum seperti Kejaksaan.

BACA JUGA:  OJK Mempermudah Pembiayaan Digital Lewat Aturan Terbaru

Pada kesempatan yang sama, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Asep Nana Mulyana, memaknai kesepakatan ini sebagai bentuk komitmen nyata kedua belah pihak. Penandatanganan ini dianggap sebagai penegasan untuk menyukseskan penyelesaian perkara keuangan hingga tuntas.

Asep menekankan bahwa tantangan kejahatan keuangan saat ini semakin kompleks, terutama di era digital yang memunculkan banyak modus operandi baru. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah kejahatan terkait aset kripto yang memerlukan penanganan khusus dan pemahaman teknis yang mendalam.

PKS ini merupakan pembaruan dan penyempurnaan dari kesepakatan sebelumnya yang pernah diteken pada Januari 2024. Perubahan ini mendesak dilakukan menyusul diundangkannya UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab UU Hukum Acara Pidana yang membawa perubahan mendasar dalam mekanisme pidana.

Berdasarkan data kinerja periode 2017 hingga 2025, koordinasi antara OJK dan Kejaksaan telah menunjukkan hasil yang sangat konsisten. Tercatat sebanyak 176 berkas perkara tindak pidana di sektor jasa keuangan telah berhasil dinyatakan lengkap atau P-21 selama periode tersebut.

BACA JUGA:  Pemilik Rumah Dinas TNI di Cijantung Ditahan, Markas Judol Terbongkar

Secara rinci, berkas yang rampung terdiri dari 140 perkara perbankan, 9 perkara pasar modal, serta 27 perkara industri keuangan non-bank (IKNB). Dari total tersebut, sebanyak 135 perkara dilaporkan telah memperoleh putusan hukum tetap atau inkracht dari pengadilan.

Khusus sepanjang tahun 2025 saja, efektivitas penegakan hukum ini terlihat dari penyelesaian 37 berkas perkara hingga tahap P-21. Capaian ini didominasi oleh kasus perbankan dengan 27 perkara, diikuti pasar modal dan sektor IKNB yang terus dipantau secara ketat.

Tujuan utama dari pembaruan kerja sama ini adalah memastikan tugas penyidikan oleh OJK dan penuntutan oleh Kejaksaan berjalan selaras dengan hukum acara pidana yang baru. Ruang lingkupnya mencakup koordinasi sejak tahap awal penyidikan, prapenuntutan, hingga pelaksanaan putusan hakim.

Selain aspek penegakan hukum, PKS ini juga mencakup program peningkatan kapasitas bagi personel kedua lembaga melalui seminar dan lokakarya bersama. Hal ini bertujuan agar pemahaman mengenai dinamika sektor jasa keuangan semakin meningkat demi terciptanya keadilan bagi masyarakat.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

 

Satu tanggapan untuk “OJK dan Kejaksaan Perkuat Penanganan Pidana Keuangan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Ilegal Rp61 Miliar di 5 Bandara Internasional
MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas Usai Dinilai Takut Jemput Paksa Nusron Wahid
Eksepsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditunda, Sidang Dugaan Pemerasan Lanjut ke Pembuktian
Habiburokhman Ditunjuk Jadi Ketua Panja RUU Perampasan Aset, DPR Targetkan Sah Desember
Gunung Semeru Erupsi 5 Kali Sejak Dini Hari, Status Siaga Level III
KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang
Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura
KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Ilegal Rp61 Miliar di 5 Bandara Internasional

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas Usai Dinilai Takut Jemput Paksa Nusron Wahid

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Eksepsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditunda, Sidang Dugaan Pemerasan Lanjut ke Pembuktian

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Gunung Semeru Erupsi 5 Kali Sejak Dini Hari, Status Siaga Level III

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang

Berita Terbaru