Presiden Prabowo Perintahkan Perbaikan Program Makan Bergizi Gratis Usai Kasus Keracunan Massal

Senin, 29 September 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gambar Makanan Bergizi Gratis. (Foto : Ist.)

Ilustrasi Gambar Makanan Bergizi Gratis. (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan instruksi mendesak kepada sejumlah menteri Kabinet Merah Putih untuk segera memperbaiki program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah serangkaian kasus keracunan massal yang menimpa ribuan siswa di seluruh Indonesia. Instruksi ini disampaikan setelah Presiden Prabowo mendarat di Jakarta dari kunjungan kerjanya.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin dengan kejadian ini dan memprioritaskan keselamatan anak-anak sebagai hal utama. “Sejak kemarin, setibanya di Halim, beliau langsung memanggil beberapa menteri khusus untuk membahas masalah MBG ini,” ujar Prasetyo di Jakarta, Minggu (28/9/2025) malam.

Presiden Prabowo memberikan arahan yang jelas dan detail terkait perbaikan program, termasuk peningkatan tata kelola dan pengawasan yang lebih ketat. “Beliau langsung memberikan petunjuk-petunjuk terhadap perbaikannya, sehingga hari ini dipimpin oleh Menko Pangan mengadakan rapat di Kementerian Kesehatan,” lanjut Prasetyo.

Salah satu fokus utama adalah memastikan kedisiplinan dalam prosedur, terutama terkait kebersihan dan sanitasi. Presiden Prabowo sangat menekankan pentingnya kualitas air yang digunakan dalam proses persiapan makanan. “Bahkan sangat teknis, misalnya berkenaan dengan masalah kedisiplinan prosedur, terutama masalah kebersihan yang itu berkaitannya dengan masalah air. Beliau sangat concern karena dari beberapa sampel,” jelas Prasetyo.

Hasil penelitian sampel makanan yang diambil dari berbagai lokasi menunjukkan bahwa penyebab utama keracunan adalah bakteri. “Dari beberapa sampel yang sudah selesai diteliti, salah satu penyebab utamanya adalah bakteri,” ungkap Prasetyo.

BACA JUGA:  David Alonso Cetak Sejarah, Murid Marc Marquez Tumbangkan Rekor Valentino Rossi

Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan bahwa sejak Januari hingga September 2025, sebanyak 5.914 orang telah menjadi korban keracunan akibat program MBG. Data menunjukkan fluktuasi kasus keracunan setiap bulan, dengan lonjakan signifikan pada bulan Agustus dan September.

Pada Januari, tercatat 94 kasus keracunan, diikuti 496 kasus pada Februari, 313 kasus pada April, dan 433 kasus pada Mei. Jumlah kasus menurun pada Juli menjadi 380, namun melonjak tajam pada Agustus menjadi 1.988 dan mencapai puncaknya pada September dengan 2.210 kasus. Sementara itu, pada bulan Maret dan Juni tidak ditemukan kasus keracunan.

BGN menjelaskan bahwa penyebab utama keracunan adalah kontaminasi bakteri pada makanan dan air. Bakteri E-coli ditemukan pada sampel air, nasi, tahu, dan ayam. Selain itu, bakteri Staphylococcus aureus ditemukan pada tempe dan bakso, Salmonella pada ayam, telur, dan sayur, Bacillus cereus pada mie, serta Coliform, PB, Klebsiella, dan Proteus pada air.

Presiden Prabowo menekankan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan tegas untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Langkah-langkah perbaikan akan mencakup peningkatan pengawasan terhadap kualitas bahan makanan, sanitasi dapur, dan pelatihan bagi petugas yang terlibat dalam program MBG..

BACA JUGA:  Viral Ajakan Tarik Uang di Bank Himbara, OJK: Itu Hoaks, Dana Nasabah Aman

Selain itu, pemerintah juga akan meningkatkan koordinasi antara berbagai instansi terkait, termasuk Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, dan BGN, untuk memastikan implementasi program MBG berjalan dengan baik dan aman.

Presiden Prabowo juga menginstruksikan agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG, termasuk mekanisme pengadaan bahan makanan, proses persiapan, dan distribusi makanan kepada siswa. Evaluasi ini akan menjadi dasar untuk perbaikan lebih lanjut dan penyempurnaan program.

Pemerintah berkomitmen untuk memberikan makanan bergizi yang aman dan sehat bagi seluruh siswa di Indonesia. Program MBG merupakan bagian penting dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui peningkatan gizi anak-anak.

Presiden Prabowo berharap dengan langkah-langkah perbaikan yang komprehensif, program MBG dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh siswa di Indonesia tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

“Keselamatan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas utama. Kita tidak ingin ada lagi kasus keracunan yang menimpa siswa akibat program MBG ini,” tegas Presiden Prabowo.

Pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program MBG secara berkala untuk memastikan bahwa program ini berjalan sesuai dengan standar kesehatan dan keselamatan yang ditetapkan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru