Perangkat mewah di Pasar Gedebage, enam langkah cuci tapi tanpa air, sabun dan tisu. Foto: D|Ist
Bandung-Mediadelegasi: Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung cukup membingungkan. Bukan dikarenakan jalur lalulintas yang terbendung, tapi tingkat kepatuhan masyarakat yang terkesan acuh terhadap pandemi Covid-19 yang mencemaskan.
Pantauan Mediadelegasi, Kamis (14/5), seperangkat sistem tempat cuci tangan ditempatkan megah di pintu masuk Pasar Gedebage Bandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melihat konstruksinya, pembuatan sistem sarana cuci tangan ini membutuhkan biaya cukup mahal. Sarana cuci tangan ini harus berisi air sekitar 500 liter, tiga wastafel dari tiga sisi lengkap, tempat sabun dan tisu.
Konstruksi dan rancangan yang bagus dan mewah ini ternyata tidak ada apa-apanya jika tanpa air dan sabun. Terlebih di tengah sulitnya ekonomi akibat dampak covid. Tentunya ada banyak pemanfaatan uang tanpa perencanaan yang matang.
Di banyak komplek perumahan terpampang banyak spanduk besar, berisi tulisan pelaksanaan tentang PSBB. Namun fakta dimana-mana, cukup banyak manusia mobile tanpa jarak dan tanpa masker. Patut, jika muncul kesan membingungkan dan kegiatan kegiatan tersebut bagai sebuah simbolis saja. D|Red












