Puluhan Bus PO Sinar Jaya Terbakar di Cikarang Barat, Api Merembet Karena Parkir Terlalu Rapat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kobaran api melahap deretan bus milik PO Sinar Jaya yang terparkir berdempetan di kawasan Jarakosta, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (18/8/2026) dini hari. Foto: Ist.

Kobaran api melahap deretan bus milik PO Sinar Jaya yang terparkir berdempetan di kawasan Jarakosta, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (18/8/2026) dini hari. Foto: Ist.

Bekasi-Mediadelegasi: Puluhan bus milik PO Sinar Jaya hangus terbakar di kawasan Jarakosta, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Selasa dini hari, 18 Agustus 2026. Kebakaran yang terjadi saat bus-bus tersebut sedang diparkirkan dalam kondisi tidak beroperasi ini memakan waktu hingga lima jam untuk dapat dipadamkan sepenuhnya.

Komandan Regu Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Bohir, menjelaskan bahwa bus-bus yang terbakar tersebut merupakan armada yang sudah lama tidak digunakan dan tidak layak beroperasi. Seluruh kendaraan tersebut ditempatkan dan diparkirkan secara berdempetan di lokasi penyimpanan tersebut.

“Bus yang terbakar itu bus yang sudah tidak operasi atau tidak layak operasi,” tegas Bohir saat dikonfirmasi terkait kronologi kejadian tersebut. Jumlah pasti unit yang hangus saat ini masih dalam proses verifikasi, namun berdasarkan informasi awal yang diterima, diperkirakan sekitar 50 unit bus ikut terbakar.

Berdasarkan keterangan petugas keamanan di lokasi, jumlah unit yang terbakar diperkirakan sekitar 50 kendaraan, meskipun rincian pasti masih sedang dihitung. Kerusakan yang meluas terjadi karena jarak antar bus yang diparkirkan sangat berdekatan sehingga api dengan cepat merambat ke kendaraan di sebelahnya.

BACA JUGA:  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tetap Berjalan di Hari Libur Sekolah, Fokus Atasi Stunting dan Malnutrisi

“Mepet, ada yang jaraknya hanya 30 sentimeter, ada yang 50 sentimeter. Paling sekitar setengah meter lah jarak antar bus,” ungkap Bohir menjelaskan alasan mengapa api begitu cepat membesar dan menyebar ke seluruh deretan armada yang terparkir berjejer rapat.

Petugas pertama kali menerima informasi adanya kebakaran sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Saat tiba di lokasi, api sudah terlihat membesar dan melahap deretan bus yang terparkir rapat. Dari lokasi kejadian juga terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari ban kendaraan, bagian mesin, maupun tangki bahan bakar minyak.

“Banyak terdengar ledakan. Kemungkinan itu berasal dari ban atau bagian mesin, bisa juga dari tangki BBM,” jelas Bohir menjelaskan kemungkinan penyebab ledakan-ledakan yang terdengar di tengah kobaran api yang semakin membesar dan sulit dikendalikan.

Pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi segera mengerahkan sekitar delapan unit mobil pemadam kebakaran yang didukung oleh 40 personel guna memadamkan api dan mencegah meluasnya kebakaran ke bangunan atau kendaraan lain di sekitar lokasi.

BACA JUGA:  Komut KAI Sebut Kecelakaan di Bekasi Akibat Kelalaian Sopir Taksi yang Terobos Rel

Proses pemadaman api berlangsung cukup lama dan baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 07.15 WIB pagi. Selama kurang lebih lima jam petugas berjuang mengendalikan api yang terus merambat akibat jarak antar kendaraan yang sangat berdekatan.

Dalam proses pemadamannya, petugas juga menghadapi sejumlah kendala teknis. Salah satu kendala yang paling dirasakan adalah sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran, sehingga petugas harus mengambil air dari Kalimalang untuk menyemprotkan ke arah kobaran api.

“Untuk kendala memang sumber airnya agak jauh, Pak. Kami mengambil air dari Kalimalang,” kata Bohir menjelaskan kesulitan yang dihadapi tim pemadam. Selain itu, pemadaman yang berlangsung hingga pagi hari juga sempat terhambat kondisi lalu lintas yang mulai padat di sekitar lokasi.

Meski kerugian materil akibat kebakaran ini diperkirakan sangat besar, hingga saat ini belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Besarnya kerugian harta benda masih menunggu pendataan resmi dan konfirmasi dari pihak pengelola perusahaan PO Sinar Jaya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gus Alex Ungkap 24 Anggota Panja DPR Minta Uang 3.000 Riyal, KPK Langsung Janji Telaah
Hadiri Acara di Thailand, Arya Wedakarna: Bukan sebagai Anggota DPD, Melainkan Tokoh Bali
Dicopot Usai Keracunan MBG Sidoarjo, BGN: SPPG Kalitengah Lalaian Disengaja
Bau Menyengat Limbah SPPG Bumi Daya Ganggu Warga Lampung Selatan, Sudah Dikeluhkan Setahun
KPK Periksa Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto, Kasus Suap Rejang Lebong Melebar
Heboh Syarat STNK Beli BBM Subsidi, Pertamina Resmi Batalkan Rencana Itu
NASA Ungkap Rahasia Kebakaran Gambut Indonesia: Api Menyala di Bawah Tanah, Sulit Padam Hingga Hujan Turun
Mabes TNI Evaluasi Kehadiran Prajurit TNI AL di Acara Kontes Kecantikan Transgender Thailand
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:08 WIB

Gus Alex Ungkap 24 Anggota Panja DPR Minta Uang 3.000 Riyal, KPK Langsung Janji Telaah

Jumat, 4 September 2026 - 16:21 WIB

Hadiri Acara di Thailand, Arya Wedakarna: Bukan sebagai Anggota DPD, Melainkan Tokoh Bali

Jumat, 4 September 2026 - 14:14 WIB

Bau Menyengat Limbah SPPG Bumi Daya Ganggu Warga Lampung Selatan, Sudah Dikeluhkan Setahun

Jumat, 4 September 2026 - 13:37 WIB

KPK Periksa Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto, Kasus Suap Rejang Lebong Melebar

Jumat, 4 September 2026 - 12:08 WIB

Heboh Syarat STNK Beli BBM Subsidi, Pertamina Resmi Batalkan Rencana Itu

Berita Terbaru