PematangSiantar-Mediadelegasi: Riau Alexander Siahaan resmi dilantik sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pematangsiantar periode 2025-2029 pada Kamis, 3 Juli 2025.
Pelantikan yang berlangsung di Lapangan Parkir Pariwisata, Jalan Merdeka, ini disaksikan oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dan KONI Provinsi Sumatera Utara. Pelantikan ini menandai dimulainya era baru dalam pembinaan olahraga di Kota Pematangsiantar.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, SH, M.Kn, yang dibacakan Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang, SSTP, M.Si., Pemko menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pembinaan olahraga yang terarah, profesional, dan berkelanjutan.
Dukungan ini ditujukan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Pematangsiantar di kancah nasional bahkan internasional.
Ketua KONI terpilih, Riau Alexander Siahaan (Rio), menyadari besarnya tanggung jawab yang diemban. Ia berkomitmen untuk meningkatkan infrastruktur olahraga, kualitas atlet, wasit, dan pelatih, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.
Rio menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama semua pihak untuk mencapai tujuan tersebut, serta pentingnya menjauhi bahaya penyalahgunaan narkoba.
Kehadiran Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kolonel (Purn) H Hatunggal Siregar, memberikan warna tersendiri pada acara pelantikan. Beliau menyampaikan target besar Sumut untuk menembus peringkat empat besar nasional pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di NTT dan NTB tahun 2028.
Siregar juga mengingatkan pentingnya pembinaan mental dan fisik atlet secara seimbang, serta upaya serius untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan atlet.
Wesly Silalahi berharap KONI Pematangsiantar dapat menjadi organisasi yang terbuka, akuntabel, dan inklusif, berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan akademisi.
Lebih jauh, beliau berharap olahraga di Pematangsiantar tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pemersatu dan pembentukan karakter, sekaligus penguatan identitas kota yang damai, toleran, dan berprestasi. Pelantikan ini menandai langkah awal bagi Pematangsiantar untuk mewujudkan cita-cita tersebut.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






