Namun, lanjutnya, ruang rawat inap di Rumah Sakit Haji Medan ketika sedang penuh sehingga diarahkan agar dibawa ke Rumah Sakit Pancur Batu, Deli Serdang.
“Upaya bantuan perawatan medik di RS Pancur Batu tidak dapat diberikan karena peralatan di rumah sakit tersebut kurang memadai, sehingga oleh dokter disarankan agar Parhehean beserta istri dan seorang anaknya dibawa ke RSUP Adam Malik Medan,” ujar Uba.
Hingga kini, menurut dia, ketiga pasien tersebut masih menjalani perawatan di RSUP Adam Malik.
Ia menilai, derita yang dialami Parhehean Parapat beserta isteri dan anak-anaknya selama enam bulan lebih luput dari perhatian Pemerintah.
“Dampak dari himpitan ekonomi berkepanjangan yang dialami Parhehean sekeluarga memang cukup memilukan. Karena itu, kami dari Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera ingin mengetuk hati para dermawan agar turut serta memberikan donasi,” ujarnya. D|DS-Uba