Stefanus Gusma Pamit dari PDIP, Ikuti Maruarar Dukung Prabowo

Senin, 29 Januari 2024 - 00:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Stevanus Gusma. (Dok. Istimewa

Foto: Stevanus Gusma. (Dok. Istimewa

Jakarta-Mediadelegasi:Ketua Umum Pemuda Katolik (PK) Stefanus Gusma resmi mengundurkan diri dari PDI Perjuangan. Gusma mengaku mundur dari PDIP karena perbedaan pandangan dengan PDIP terkait Pilpres 2024.

Diketahui Gusma memilih tegas lurus dengan Presiden Joko Widodo dan mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Dikutip dari Beritasatu.com, Sabtu (28/1/2024). Gusma dalam keterangannya mengatakan “Iya, saya sudah pamit. Saya sudah sampaikan permohonan maaf, ucapan terima kasih dan sudah pamit dengan senior-senior saya di partai. Sempat mengirim text WA, dan saya juga membuat surat pengunduran diri sebagai pengurus Badiklatpus. Pertimbangan saya pamit karena telah berbeda dengan partai soal Pilpres 2024. Saya rasa logis dan etis-nya demikian,”

Gusma mengakui sudah bergabung dengan PDIP sejak 2012 dan dimentori langsung oleh Mantan politisi senior PDIP Maruarar Sirait. Gusma juga sudah menjadi relawan Jokowi saat maju menjadi Wali Kota Solo.

“Dulu saat masih aktivis mahasiswa di Solo saya sudah jadi relawannya Pak Jokowi saat maju wali kota, lalu ikut berjuang saat beliau maju Gubernur DKI, dan saat maju Pilpres dua kali. Saya juga koordinator door to door-nya Mas Gibran saat maju Wali Kota Solo,” tutur Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) 2009-2011 ini.

BACA JUGA:  PPDI Turut Kuatkan Formas Dalam Mengawal Pemerintahan Prabowo-Gibran

Gusma juga menegaskan bahwa pilihannya mundur dari PDIP dilakukan tanpa adanya paksaan atau intervensi dari pihak manapun. Pengunduran diri ini, kata dia, murni karena perbedaan pandangan politik dan keyakinan Gusma bahwa Jokowi adalah sosok pemimpin yang benar-benar telah bekerja untuk rakyat.

“Saya berkeyakinan dan mengikuti kata hati saya soal sikap politik ini (pengunduran-red). Pak Jokowi sosok pemimpin yang dicintai rakyatnya. Approval rating-nya sangat tinggi.  Pilihan politik saya saat ini senafas dengan mayoritas rakyat yang puas terhadap pemerintahan Jokowi. Nah, saya rasa mungkin itu kesamaan dengan mentor saya Bang Ara dalam konteks ini,” jelas Gusma.

Langkah politik selanjutnya, Gusma terlihat terus mendampingi cawapres Gibran Rakabuming Raka melakukan kampanye di beberapa daerah seperti kunjungan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) akhir 2023. Lalu, aktif mendampingi komunitas relawan memenangkan Prabowo-Gibran, yakni komunitas Solidaritas Anak Muda untuk Keberagaman dan Toleransi Indonesia (Sakti).

Terbukti saat acara kick off gerakan door to door 2 juta rumah SAKTI yang dihadiri cawapres Gibran dinilai sebagai langkah menggaet suara untuk memenangkan paslon nomor urut 2 di Kota Solo, Kamis (11/1/2024).

BACA JUGA:  KPK Naikkan Kasus Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Haji ke Penyidikan

Terkait organisasi Pemuda Katolik yang dipimpinnya, Gusma menegaskan Pemuda Katolik mempunyai ketetapan nasional dan rekomendasi terkait Pemilu 2024. Rekomendasi tersebut, antara lain, mendukung kader sebagai penyelenggara/pengawas pemilu dan mendukung para kader yang sedang maju sebagai caleg diberbagai partai politik.

Gusma juga memastikan tidak akan membawa Pemuda Katolik untuk kepentingan praktis dukung-mendukung.

“Saat ini kami punya 76 kader yang bertugas sebagai KPUD/Bawaslu, pengurus dan kader ada di berbagai parpol dan di semua kubu Pilpres, maka semua harus terorkestrasi, solid dan kompak. Setelah Pemilu usai, kita harus tetap berkarya untuk organisasi. Harus berperan dan tidak boleh baperan,” pungkas Gusma.

 

Dukungan Gusma terhadap Prabowo-Gibran makin mantap seusai capres Prabowo Subianto silaturahmi ke Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Gedung KWI Jalan Cut Meutia No. 10 Jakarta Pusat, Jumat (26/1/2024). Menurut dia, hal tersebut menunjukkan, bahwa pasangan Prabowo-Gibran merupakan pemimpin untuk semua kelompok, termasuk semua agama.D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru