Taksi Online Cipulir: Sopir Tegur Penumpang Mesum

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Aksi Mesum di Taksi Online Gegerkan Jakarta. Foto: Ist.

Dugaan Aksi Mesum di Taksi Online Gegerkan Jakarta. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Kasus video viral yang memperlihatkan dugaan tindakan tidak pantas di dalam taksi online kini tengah diselidiki aparat kepolisian. Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dan langsung menarik perhatian publik di media sosial. Video tersebut dengan cepat menyebar dan memicu berbagai komentar dari warganet.

Taksi Online: Polisi Buru Pelaku Asusila Cipulir

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami, menyatakan polisi akan melakukan penyelidikan lebih dulu, termasuk mencari tahu identitas sopir guna mengungkap pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut. Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti perusahaan transportasi online, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Sopir taksi online berinisial AR mengaku mulai curiga saat perjalanan dari Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan. Ia melihat penumpang perempuan terus berbaring dengan kepala di paha penumpang laki-laki. Gelagat yang mencurigakan ini membuat AR merasa tidak nyaman dan memutuskan untuk mencari tahu lebih lanjut.

BACA JUGA:  Gereja Katedral Jakarta Gelar Misa Pontifikal Hari Natal 2025 dengan Tema 'Allah Hadir Selamatkan Keluarga'

Untuk memastikan kecurigaannya, AR menggeser spion tengah dan mengaku menyaksikan dugaan tindakan asusila. Ia kemudian menegur pasangan tersebut dengan harapan mereka menghentikan perbuatan tersebut. Namun, teguran tersebut tidak diindahkan oleh kedua penumpang.

Awalnya, teguran tidak direspons hingga akhirnya AR menaikkan nada suara, barulah penumpang perempuan bangun. Ia juga menyebut pakaian keduanya tampak tidak rapi, yang semakin menguatkan dugaannya terhadap tindakan asusila tersebut.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/beringin-sumut-pd2lt-harga-mati-golkar

Meski begitu, sopir tidak langsung menurunkan penumpang karena khawatir berdampak pada pesanan dan akun kerjanya. Ia menyadari bahwa tindakannya dapat berisiko terhadap mata pencahariannya sebagai pengemudi taksi online. Video itu diunggah, menurutnya, sebagai bentuk edukasi agar penumpang taksi online dapat menjaga sikap selama perjalanan.

Tindakan sopir taksi online ini menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Sebagian mendukung langkahnya untuk menegur dan merekam kejadian tersebut, sementara sebagian lainnya menganggap tindakan itu melanggar privasi penumpang. Perdebatan mengenai etika dan batasan privasi di ruang publik pun kembali mencuat.

BACA JUGA:  Harga Tiket Pesawat Arus Balik Medan-Jakarta Naik Tajam

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut norma kesopanan dan etika di ruang publik. Pihak kepolisian diharapkan dapat segera mengungkap fakta sebenarnya dan mengambil tindakan yang sesuai dengan hukum yang berlaku. Jika terbukti bersalah, pelaku dapat dijerat dengan pasal terkait tindakan asusila di tempat umum.

Polisi kini masih mengidentifikasi pasangan yang diduga terlibat dan berencana meminta keterangan sopir untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut. Keterangan dari sopir akan menjadi kunci untuk mengungkap identitas dan motif dari pasangan tersebut.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi para penyedia layanan transportasi online untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan edukasi kepada pengemudi mengenai tindakan yang harus diambil jika menemukan situasi serupa. Perusahaan transportasi online juga diharapkan dapat memberikan perlindungan hukum dan dukungan kepada pengemudi yang melaporkan kejadian serupa. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panglima TNI Lepas 744 Prajurit Bertugas dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon
Menteri Keuangan Purbaya Targetkan Rupiah Menguat Kembali ke Level Rp15.000 per Dolar AS
Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya Tangkap 4 Pelaku Curas yang Viral, Total 20 Orang Ditahan
Sudah Tujuh Hari, Jemaah Haji Asal Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan Belum Ditemukan di Makkah
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Bitung Sulawesi Utara, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Rupiah Kembali Melemah ke Rp17.667 per Dolar AS, Geopolitik dan Suku Bunga AS Jadi Pemicu Utama
Natalius Pigai: Presiden Prabowo Tak Pernah Perintahkan TNI-Polri Isi Jabatan Sipil
TNI Kerahkan Tim Khusus Buru KKB OPM Pembantai 8 Pendulang Emas di Yahukimo

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:20 WIB

Panglima TNI Lepas 744 Prajurit Bertugas dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:30 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Targetkan Rupiah Menguat Kembali ke Level Rp15.000 per Dolar AS

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:46 WIB

Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya Tangkap 4 Pelaku Curas yang Viral, Total 20 Orang Ditahan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:11 WIB

Sudah Tujuh Hari, Jemaah Haji Asal Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan Belum Ditemukan di Makkah

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:43 WIB

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Bitung Sulawesi Utara, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru