Tanggul dan Sabo Dam Atasi Banjir Tukka

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut, Bobby Nasution meninjau kondisi tanggul sungai yang rusak akibat banjir di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (19/2/2026). Foto: Ist.

Gubernur Sumut, Bobby Nasution meninjau kondisi tanggul sungai yang rusak akibat banjir di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (19/2/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, meninjau langsung kondisi Sungai Tukka di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (19/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan langkah penanganan pascabanjir bandang sekaligus membahas rencana pembangunan tanggul yang rusak akibat terjangan arus deras beberapa waktu lalu.

Tanggul dan Sabo Dam

Dalam peninjauan itu, Gubernur menerima laporan dari petugas lapangan terkait kondisi bendungan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka. Material banjir berupa pasir, batu, dan lumpur dilaporkan telah menimbun bendungan hingga kedalaman sekitar 250 sentimeter. Akibatnya, dasar sungai menjadi lebih tinggi dari kondisi normal sebelum bencana.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi memperparah risiko banjir apabila curah hujan tinggi kembali terjadi. Pendangkalan sungai membuat kapasitas tampung air berkurang sehingga aliran air lebih mudah meluap ke kawasan permukiman warga di sekitar bantaran sungai.

Menanggapi situasi itu, Bobby Nasution menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan memfokuskan upaya pada pengendalian banjir secara menyeluruh. Salah satu langkah utama yang direncanakan adalah pembangunan tanggul permanen di sejumlah titik rawan serta pembangunan sabo dam di wilayah hulu DAS Tukka.

BACA JUGA:  Gubernur Sumut Rapat Terbatas di Nias Barat Usai Tinjau Jembatan Ambruk

Menurutnya, pembangunan sabo dam sangat penting untuk menahan material seperti batu dan pasir dari hulu agar tidak terbawa arus ke hilir. Dengan demikian, risiko pendangkalan sungai dapat diminimalkan dan aliran air tetap terkendali saat intensitas hujan meningkat.

“Langkah ini agar aliran sungai tidak lagi membanjiri kawasan permukiman penduduk,” ujar Bobby di sela-sela peninjauan. Ia menekankan bahwa pengendalian banjir harus dilakukan secara terpadu dari hulu hingga hilir.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/kabar-beredar-chandra-dalimunthe-disebut-jadi-plt-kadis-pupr-sumut-gantikan-hendra-siregar/

Terkait proses pembangunan, Gubernur meminta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat yang memiliki lahan di kawasan DAS. Ketersediaan lahan menjadi faktor penting agar pembangunan tanggul dan sabo dam dapat berjalan tanpa hambatan.

Ia juga mengimbau camat dan perangkat desa untuk aktif menyosialisasikan rencana tersebut kepada warga. Menurutnya, komunikasi yang baik akan membantu masyarakat memahami bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari upaya penanganan bencana demi keselamatan bersama.

BACA JUGA:  Wapres Gibran dan Gubernur Bobby Serahkan Sertifikat Rumah Huntap kepada 40 Warga Sibolga

Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalankan proses sosialisasi kepada warga terdampak. Sebagian besar masyarakat, baik dari wilayah hulu maupun hilir, disebut telah menerima rencana pembangunan tersebut.

Meski demikian, Mahmud mengakui masih ada beberapa pemilik lahan yang dalam tahap komunikasi untuk mencapai kesepakatan. Pemerintah daerah, katanya, terus mengedepankan dialog agar seluruh proses berjalan kondusif.

Setelah meninjau Kecamatan Tukka, Gubernur bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Sorkam untuk melihat kondisi tanggul dan bendungan yang rusak akibat banjir bandang pada November lalu. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur pengendali banjir di wilayah Tapanuli Tengah.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Gubernur berbuka puasa bersama warga terdampak di Kelurahan Sorkam dan melaksanakan Salat Tarawih berjamaah. Momentum itu sekaligus menjadi ajang silaturahmi serta bentuk empati pemerintah terhadap masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana. D|Red-Hendra.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sumut Genjot Registrasi Perlinsos Digital Pasang Target Tepat Sasaran 2027
Kejati Sumut Usut Kebocoran Anggaran Rp7 Miliar di PDAM Tirta Lihou Simalungun
Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027
Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar
Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026
Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank
Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Digelar Nopember 2026, Bebas Denda dan Pajak Progresif
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:56 WIB

Pemprov Sumut Genjot Registrasi Perlinsos Digital Pasang Target Tepat Sasaran 2027

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Kejati Sumut Usut Kebocoran Anggaran Rp7 Miliar di PDAM Tirta Lihou Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 16:15 WIB

Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027

Rabu, 4 November 2026 - 11:25 WIB

Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 13:57 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026

Berita Terbaru