Petugas Dinas Kesehatan Toba juga melakukan pengecekan ke rumah siswa yang sudah diperbolehkan pulang.
Hal itu dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi korban keracunan itu.
Sebagai informasi, sejumlah siswa SD, SMP dan SMK di Laguboti dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, pusing, mulas,nyeri ulu hati dan sesak, setelah menerima MBG dari SPPG Pardomuan Nauli Laguboti,” ucapnya.
Siswa itu kemudian mendatangi Puskesmas Laguboti dan kemudian mereka dirujuk ke RS HKBP dan RSUD Porsea.
Pascakejadian tersebut, Dinas Kesehatan Toba berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil sampel MGB untuk diuji.
Menu MBG yang disajikan berupa ikan mujahir asam manis, tempe, sayur pokcoy, buah semangka.
Dari temuan awal, buah semangka yang disajikan agak berlendir.
“Dari laporan tim yang mengambil sampel makanan diduga buah semangka agak berlendir,” ujar Kadis Kesehatan Kabupaten Toba Freddi Seventry Sibarani. D|red






