Titik Akupresur Hipertensi, Pijat Sederhana untuk Tekanan Darah Lebih Rendah

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Titik Akupresur Hipertensi, Pijat Sederhana untuk Tekanan Darah Lebih Rendah. (Foto : AI)

Ilustrasi Titik Akupresur Hipertensi, Pijat Sederhana untuk Tekanan Darah Lebih Rendah. (Foto : AI)

Medan-Mediadelegasi : Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi masalah kesehatan global yang serius. Banyak yang mencari alternatif pengobatan selain obat-obatan, dan akupresur muncul sebagai pilihan menarik. Teknik pengobatan tradisional Tiongkok ini memanfaatkan tekanan pada titik-titik spesifik di tubuh untuk merangsang aliran energi dan menyeimbangkan sistem tubuh. Penelitian menunjukkan potensi akupresur dalam membantu menurunkan tekanan darah, meskipun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi efektivitasnya secara menyeluruh.

Salah satu titik akupresur yang sering digunakan untuk mengatasi hipertensi adalah titik Nei Guan (Pericardium 6). Titik ini terletak di pergelangan tangan bagian dalam, sekitar tiga jari di bawah lipatan pergelangan tangan. Dengan menekan titik ini selama beberapa menit, beberapa orang melaporkan merasakan penurunan tekanan darah dan relaksasi. Cara menekan titik ini cukup sederhana, cukup gunakan ibu jari atau jari telunjuk untuk memberikan tekanan lembut namun konsisten.

BACA JUGA:  PWI Sumut Apresiasi Program Peduli PTPN IV Salurkan Paket Lebaran

Selain Nei Guan, titik akupresur lainnya yang dapat dicoba adalah titik Tai Chong (Liver 3) yang terletak di punggung kaki, antara ibu jari dan jari telunjuk. Titik ini dipercaya dapat membantu menenangkan hati dan liver, yang keduanya berperan dalam mengatur tekanan darah. Tekanan pada titik ini juga dapat membantu meredakan stres dan kecemasan, faktor-faktor yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Penting untuk diingat bahwa akupresur bukanlah pengganti pengobatan medis konvensional. Jika Anda menderita hipertensi, konsultasikan selalu dengan dokter Anda sebelum mencoba metode pengobatan alternatif seperti akupresur. Dokter dapat membantu menentukan apakah akupresur cocok untuk Anda dan memberikan panduan yang tepat. Jangan menghentikan pengobatan medis tanpa berkonsultasi dengan dokter.

BACA JUGA:  Peniadaan Uji KIR, Kadishub Medan Dinilai Langgar Perwal

Meskipun akupresur dapat membantu menurunkan tekanan darah, efektivitasnya bervariasi antar individu. Beberapa orang mungkin merasakan manfaat yang signifikan, sementara yang lain mungkin tidak merasakan perubahan yang berarti. Konsistensi dalam melakukan pijatan akupresur sangat penting untuk melihat hasilnya. Lakukan secara teratur dan sabar untuk melihat perubahan positif pada tekanan darah Anda.

Sebagai kesimpulan, akupresur menawarkan pendekatan alami untuk membantu mengelola hipertensi. Dengan menekan titik-titik akupresur tertentu, seperti Nei Guan dan Tai Chong, Anda mungkin dapat merasakan penurunan tekanan darah dan peningkatan relaksasi. Namun, selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mencoba metode ini dan jangan pernah menggantinya dengan pengobatan medis yang diresepkan. Kesehatan Anda adalah prioritas utama. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Berita Terbaru