TNI Gelar Latihan Gabungan Massal di Karimun Jawa, Hancurkan Sasaran dengan Rudal dan Bom

Sabtu, 25 April 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penembakan Rudal Exocet MM40 Block 3 dari KRI pada latopslagab di perairan Karimun Jawa, Kamis (23/4/2026). Foto: Ist.

Penembakan Rudal Exocet MM40 Block 3 dari KRI pada latopslagab di perairan Karimun Jawa, Kamis (23/4/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menunjukkan taring dan kekuatannya dengan menggelar latihan operasi gabungan yang sangat masif di perairan Karimun Jawa pada Kamis (23/4/2026). Latihan strategis ini melibatkan kerja sama taktis yang solid antara 20 unit Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan sejumlah pesawat tempur canggih F-16 milik TNI Angkatan Udara.

Kegiatan ini digelar sebagai bukti nyata komitmen TNI dalam memastikan kesiapan maksimal menghadapi tantangan di era peperangan modern yang semakin dinamis dan kompleks. Seluruh rangkaian manuver berjalan sangat lancar, tertib, dan penuh presisi sesuai dengan rencana operasional yang telah disusun.

Puncak dari latihan ini adalah keberhasilan pasukan gabungan dalam menghancurkan sasaran latihan berupa eks-KRI Teluk Hading yang dijadikan target terapung. Sasaran tersebut berhasil dilumpuhkan dengan sangat cepat melalui serangan terintegrasi yang memadukan kekuatan laut dan udara secara serempak.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterbitkan oleh Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), latihan dibagi menjadi beberapa tahapan utama. Tahap pertama yang menjadi sorotan adalah penembakan Rudal Exocet MM40 Block 3 yang diluncurkan langsung dari unsur KRI yang telah bersiap di posisi masing-masing.

BACA JUGA:  Letjen TNI Robi Herbawan Resmi Ditunjuk Jadi Kabais TNI

Tidak berhenti di situ, kegiatan dilanjutkan ke tahap kedua, yaitu pelaksanaan Operasi Udara Lawan Laut (OULL). Tiga unit pesawat tempur Fighter F-16 TNI AU diterjunkan untuk memberikan dukungan serangan udara dengan melepaskan bom jenis MK-12 yang dijatuhkan secara sangat presisi tepat ke titik target yang ditentukan.

Selain serangan menggunakan rudal dan bom udara, latihan ini juga memamerkan kemampuan artileri laut. Dilaksanakan pula sesi Artillery Duel yang dilakukan oleh unsur Striking Force TNI AL. Menggunakan sistem penembakan modern dengan tingkat akurasi tinggi, pasukan berhasil menghancurkan sasaran simulasi di darat yang terletak di wilayah Pulau Gundul.

Keberhasilan pelaksanaan latihan besar ini turut disaksikan langsung oleh pejabat tertinggi pertahanan negara. Menteri Pertahanan (Menhan), Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, didampingi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta para Kepala Staf Angkatan, hadir memantau langsung jalannya operasi.

Mereka memberikan apresiasi dan penghargaan yang sangat tinggi atas profesionalisme yang ditunjukkan oleh seluruh prajurit. Selain itu, kesiapan dan performa alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang digunakan juga dinilai sangat memuaskan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

BACA JUGA:  Tangkap 8 Orang Terkait KKB Kodap XVI Yahukimo, Polisi Dalami Jaringan Ronal Heluka

Kegiatan ini bukan sekadar latihan rutin, melainkan merupakan sebuah demonstrasi kekuatan nyata atau show of force. Latihan ini menampilkan kemampuan interoperabilitas atau kerja sama yang sangat baik antara matra laut dan udara yang digelar dalam skala masif.

Lebih jauh, tujuan strategis dari digelarnya latihan ini tidak hanya sebatas menguji kemampuan teknis dan taktis para prajurit. Kegiatan ini juga difungsikan sebagai bentuk deterrence atau daya tangkal yang kuat terhadap segala potensi ancaman yang mungkin dapat mengganggu kedaulatan dan keutuhan wilayah negara.

Dengan keberhasilan latihan di Karimun Jawa ini, TNI ingin memberikan pesan kuat kepada seluruh pihak bahwa pertahanan Indonesia berada dalam kondisi prima, siap sedia, dan mampu bergerak cepat dalam menghadapi segala kemungkinan skenario pertempuran yang mungkin terjadi di masa depan.

Kombinasi antara sumber daya manusia yang handal dan didukung oleh peralatan tempur yang modern menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter
Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Soal TPPU Rp476 Miliar Hari Ini
Kemnaker dan Polri Sukses Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia Pesangon Rp12,7 Miliar Cair
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Roy Suryo Sebut Jadi Angin Segar Perkara Ijazah Jokowi
Presiden Prabowo Panggil Para Menteri Rapat Terbatas di Istana Bahas Agenda Strategis
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan PN Jaktim Komitmen Usut Ijazah Jokowi Tak Surut
Bareskrim Polri Tangkap Bandar Besar Narkoba Rokan Hilir Haradongan Simanjuntak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:53 WIB

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:37 WIB

Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Soal TPPU Rp476 Miliar Hari Ini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:29 WIB

Kemnaker dan Polri Sukses Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia Pesangon Rp12,7 Miliar Cair

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:41 WIB

Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Roy Suryo Sebut Jadi Angin Segar Perkara Ijazah Jokowi

Berita Terbaru

Foto: Pintu gerbang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan. Sorotan publik terkait isu peredaran narkotika memicu desakan evaluasi pengawasan dan pengamanan di lingkungan lapas tersebut.

Kota Medan

DPP Garda Kamtibmas Minta Dian Cina Dipindahkan ke Nusakambangan

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:46 WIB