“Boleh dicek pada kantor Perpajakan. Tak bisalah dipungkiri TPL juga telah menyediakan lapangan pekerjaan dengan mengutamakan warga lokal sebagai karyawan,” katanya seraya mengungkapkan sekitar 1200 karyawan TPL mayoritas bersuku Batak bekerja di sana.
Tokoh buruh lain, Dearmalinson, Ketua Serikat Buruh Sejahtera Independen mengatakan perusahaan dapat menghasilkan 500 hingga 600 ton per hari siap untuk ekspor keluar negeri. “Dengan adanya ekspor produk, perusahaan mampu memperluas pasar bagi Indonesia yang juga dapat menambah devisa negara,” tegasnya.
Menurut dia, banyak putra daerah bekerja di TPL. Dearmalinson mencontohkan, TPL juga bermitra dengan masyarakat dengan kerjasama jasa transportasi pengangkutan bahan baku hasil produksi perusahaan. “Dari situ bisa kita lihat dan nilai bahwa perusahaan TPL hadir berkontribusi terhadap masyarakat dengan baik,” tambah Dearmalinson.
Pantas Sitorus Ketua Serikat Buruh Independen mengajak warga masyarakat melihat secara cermat jangan mau terprovokasi. “Mari kita cari fakta dan kebenarannya, masyarakat juga harus cermat dan tidak terprovokasi menanggapi Informasi yang beredar,” kata Pantas Sitorus.
Pantauan Mediadelegasi, PT TPL menghormati hukum yang berlaku di Indonesia dalam menjalankan operasionalnya serta selalu menjunjung tinggi hak-hak masyarakat di wilayah kerja perusahaan dengan mengedepankan proses dialog interaktif. D|Tsa-36