Tokoh Lintas Etnis Sumut Berikrar Menangkan Bobby-Surya

Kamis, 21 November 2024 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi:  Sejumlah tokoh lintas etnis di Sumatera Utara  (Sumut) berikrar memenangi  pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Sumut nomor urut 1 Bobby Afif Nasution-Surya.

Pembacaan ikrar tersebut diwakili oleh salah seorang tokoh etnis Jawa Abdi Yanto  dan diikuti para tokoh Sumut lainnya dalam acara Konsolidasi Tokoh Sumut, di  Griya Benn Jalan Amir Hamzah Medan, Kamis (21/11).

“Kami siap  mendukung,  memilih dan memenangkan Bobby Nasution dan Surya pada pemilihan Gubernur dan  Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2024-2029,”  kata Abdi Yanto.

Para tokoh lintas etnis yang menyatakan dukungannya kepada pasangan Bobby-Surya di antaranya, Kombes Pol. Purn. Dr Maruli Siahaan, SH, MH, Sanggam SH Bakara, Ir. Mandalasah Turnip, SH  dan  Liberti Sinaga, SH, MH dari etnis Batak Toba, Anwar Lase  (Nias) dan Ir. Amsar Saragih   (Simalungun).

Selain itu, tokoh etnis Melayu Tengku Ahmad Tala’a  dan  Datuk Adil Fredy Abraham  serta  Suratman,  Abdi Yanto dan Rianto Aghly (Jawa),  Farianda Putra Sinik, SE (Minang, Padang Pariaman), Endar Sutan Lubis (Mandailing),  Richard Lingga dan Agus Salim Ujung dari etnis Pakpak,  T.T Ravi Kumar (etnis India) dan Anton Sutomo (etnis Tionghoa).

BACA JUGA:  Bobby Nasution Ingin Stadion Teladan Jadi Ikon Baru di Kota Medan

Ketua panitia Konsolidasi  Tokoh Sumut  Usman Hasibuan, menekankan, konsolidasi dengan sejumlah tokoh lintas etnis tersebut sekaligus dimaksudkan untuk menyatukan tekad memenangkan Bobby-Surya pada Pilkada Sumut 2024.

“Dengan semangat kebersamaan, kami siap memenangkan pasangan Bobby-Surya untuk membawa harapan baru bagi masyarakat  Sumatera Utara,” katanya.

Sementara, salah satu tokoh etnis Batak asal Samosir Mandalasah Turnip  menilai  Bobby Nasution sudah sangat layak untuk diberi kepercayaan memimpin Provinsi Sumut  karena selama ini tidak hanya memikirkan urusan warga Kota Medan melainkan juga kepentingan warga kabupaten dan kota lain.

“Bobby Nasution sejak menjabat sebagai Wali Kota Medan tidak hanya memikirkan warga Medan, tetapi juga masyarakat dari etnis lain yang merantau ke Mwsan. Jadi,  beliau sudah layak diberi kepercayaan menjadi gubernur Sumatera Utara,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama,  Ketua Keluarga Besar Masyarakat  Pariaman di Kota Medan, Farianda Putra Sinik juga menyatakan yakin bahwa Bobby Nasution mempunyai  kepedulian besar terhadap seluruh lapisan masyarakat di Sumut, jika nanti terpilih menjadi gubernur.

“Bobby selama menjabat sebagai Wali Kota Medan memiliki kedekatan emosional dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk dengan warga etnis Minang,”  katanya.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Pemko Medan

Ia menyebut contoh,  Bobby dalam mengemban tugas dan kewenangannya tidak pernah bersikap diskriminatif terhadap warga Suku Minang yang mayoritas sebagai pedagang.

Di sisi lain,  ia juga  menyebut Kota Medan secara bertahap selama di bawah kepemimpinan Wali Kota  Bobby Nasution mengalami banyak kemajuan  di berbagai  bidang pembangunan.

“Bobby punya potensi dan energi untuk diusung menjadi gubernur Sumatera Utara. Karena itu,  wajar jika masyarakat di daerah ini memberi kepercayaan  kepada beliau untuk memimpin provinsi selama lima tahun kedepan, ” ujarnya.

Acara Konsolidasi  Tokoh Sumut turut dihadiri kalangan unsur pengurus DPP Forum Komunikasi Keluarga Samosir  (FOKKSA) dan jajaran pengurus Putra Jawa Kelahiran Sumatera  (Pujakesuma)  Sumut.

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode  2024-2029  digelar pada 27 November 2024 akan diikuti dua pasangan calon, yaitu pasangan calon nomor urut 1 Bobby Afif Nasution-Surya  dan pasangan nomor urut dua  Edy Rahmayadi- Hasan  Basri Sagala.  D/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak
Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa
Satu Barisan Lawan Narkoba, Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Polda Sumut
HUT ke-62 Golkar: Andar Amin Harahap Pimpin Ziarah di TMP Medan
BMKG: 1.297 Titik Panas Terdeteksi, Sumatera Paling Banyak, Asap Menyebar Luas
Kasus Korupsi Lahan Tol Medan-Binjai: 6 Bulan Belum Ada Tersangka, Masyarakat Desak Kejati Sumut Transparan
Stadion Teladan Medan 5 Tahun Tak Rampung, Rico Waas Kejar Deadline!
Jelang Mubes HBB, Tokoh Batak Serukan Persatuan dan Kolaborasi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Satu Barisan Lawan Narkoba, Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Polda Sumut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:08 WIB

HUT ke-62 Golkar: Andar Amin Harahap Pimpin Ziarah di TMP Medan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:04 WIB

BMKG: 1.297 Titik Panas Terdeteksi, Sumatera Paling Banyak, Asap Menyebar Luas

Berita Terbaru

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan arahan dalam sebuah acara resmi di Jakarta. Meutya menyoroti pentingnya perlindungan kesehatan mental jurnalis serta kewajiban perusahaan media menyediakan sesi debriefing pascaliputan berat. Foto: Ist.

Nasional

Menkomdigi Meutya Hafid Soroti Risiko Kesehatan Mental Jurnalis

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:02 WIB