UMP Sumut 2026 Naik 7,9%, Bobby Nasution Harapkan Kesejahteraan Buruh Meningkat

Jumat, 19 Desember 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution saat temu pers terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2026 di Anjungan Dekranasda, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (19/12/2025). Foto: Ist.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution saat temu pers terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2026 di Anjungan Dekranasda, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (19/12/2025). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, resmi menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut tahun 2026 sebesar 7,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Keputusan ini diumumkan dalam temu pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (19/12/2025).

Dengan kenaikan tersebut, UMP Sumut tahun 2026 menjadi Rp3.228.971, naik sebesar Rp236.412 dari UMP tahun sebelumnya yang sebesar Rp2.992.559. Kenaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja di Sumatera Utara.

“Kita tetapkan UMP Sumut tahun 2026 sebesar Rp3.228.971. Kenaikan 7,9% ini sudah sesuai dengan perhitungan yang dilakukan,” kata Bobby Nasution saat memberikan keterangan kepada awak media.

Usai penetapan UMP, Bobby Nasution menginstruksikan seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sumut untuk menjadikan besaran UMP ini sebagai pedoman. Ia berharap kebijakan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam mendorong aktivitas perekonomian.

BACA JUGA:  Kejati Sumut Usut Tuntas Kasus Aset PTPN I, Mantan Bupati Deli Serdang Turut Diperiksa

Selain itu, Bobby juga mengajak para pekerja dan serikat buruh untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah. Ia menekankan bahwa suasana yang aman dan kondusif sangat penting untuk mendukung keberlangsungan dunia usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Baik dari serikat buruh dan juga para asosiasi, mari sama-sama kita jaga. Apa yang sudah kita inginkan sudah tercapai, PR kita menjaga kondusivitas, dari kondusivitas bekerja, dan juga beraktivitas di bidang usaha,” ujar Bobby.

Lebih lanjut, Bobby Nasution juga menyoroti pentingnya pengawasan ketenagakerjaan yang efektif. Ia berencana untuk menambah jumlah Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) guna meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan UMP di lapangan.

Saat ini, jumlah PPNS di Sumut hanya 35 orang, sementara jumlah industri mencapai ribuan. Hal ini menyebabkan pengawasan menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, penambahan PPNS menjadi prioritas untuk memastikan kebijakan UMP berjalan dengan baik.

BACA JUGA:  Sumut Masuk Nominasi Jamsostek Award 2026, Bobby Nasution Targetkan Cakupan 53,26%

“Ini ngawasinnya keteteran, makanya dari awal ini penambahan. Tolong Pak Sekda didistribusikan dengan baik, PPPK dan PPPK Paruh Waktu agar penempatan tidak berat sebelah,” kata Bobby kepada Sekretaris Daerah Provinsi Sumut.

Turut hadir dalam temu pers tersebut Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut Yuliani Siregar, serta perwakilan dari serikat buruh dan asosiasi pengusaha. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027
Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar
Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026
Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank
Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Digelar Nopember 2026, Bebas Denda dan Pajak Progresif
Pemprov Sumut dan Jabar Resmi Gandeng Tangan, Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi
Proyek Turap Nias Dipercepat: Bobby Nasution Targetkan Selesai Sebelum Nataru
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:15 WIB

Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027

Rabu, 4 November 2026 - 11:25 WIB

Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 13:57 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan

Berita Terbaru