Vandiko Gultom Ikuti Rakernas XVII Apkasi

Vandiko Gultom Ikuti Rakernas XVII Apkasi
Vandiko Gultom Ikuti Rakernas XVII Apkasi. (Foto:Ist)

Samosir- Mediadelegasi: Sebagai bagian dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Pemkab. Samosir hadir dalam Rakernas XVII APKASI. Bupati Samosir secara langsung hadir dalam acara yang diselenggarakan di Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Rakernas tersebut mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan kehadiran dalam acara tersebut menjadi sangat penting dengan membahas sejumlah isu strategis di antaranya penguatan kemandirian pangan, pembangunan infrastruktur dasar kabupaten, dana transfer ke daerah, optimalisasi dana desa, manajemen talenta ASN, serta penguatan hubungan pusat dan daerah melalui pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Selain itu juga menghadirkan dialog langsung antara para bupati dengan sejumlah pejabat nasional, seperti Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Sosial, Kepala Badan Kepegawaian Negara, hingga Ketua Komisi II DPR RI.

“Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengawal kepentingan kabupaten serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi pembangunan daerah kedepannya” kata Vandiko

Rakernas secara resmi ditutup Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

Dalam arahannya, Mendagri berharap, diskusi dan dialog yang terjalin antar kepala daerah akan menciptakan output dalam menyelesaikan persoalan daerah dan bangsa.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada APKASI yang membuat acara seperti ini.

Dan tadi kalau bisa nanti ada outputnya yang bermanfaat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia,” ujar Mendagri.

Mendagri menjelaskan bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki karakteristik persoalan yang beragam. Ada persoalan yang bersifat umum, ada pula yang cenderung memiliki kekhususan.

Pos terkait