Diduga Calo UHC
Mirisnya, di tengah luncuran Program UHC bagi penduduk Sumut, diduga gentayangan oknum memanfaatkan situasi kebingungan warga dengan istilah sambil menyelam minum air, atau bagai sarindan (dalam Bahasa Batak), benalu atau parasit. Mencari penghidupan dalam kebingungan warga.
Seperti yang diduga, benalu gentayangan di kawasan administrasi Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Datang mengaku pegawai Pemkab Deli Serdang, bisa membantu mengurus aktivasi Program UHC dan penerbitan kartu JKN dari BPJS Kesehatan, agar dapat menikmati Faskes Gratis.
Syaratnya foto copy Kartu Keluarga (KK) Desa Kolam, Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang dan menyerahkan sejumlah uang tanpa kwitansi penerimaan, untuk kesempatan pertama Rp24 Ribu bagi tiap peserta tercantum dalam KK, dan Rp40 Ribu untuk setiap Kartu peserta yang diterbitkan nantinya.
Konon, sejumlah uang ini termasuk untuk keperluan, pengurusan Surat Miskin dari Desa yang dilegalisir di Kecamatan.
Banyak memang warga yang tertarik dengan aksi benalu ini, mengingat sulit dan berbelitnya pengurusan aktivasi Program UHC di Faskes Tingkat Pertama hingga ke Rumah Sakit dan warga yang kurang paham ingin lari dari dosa tunggakan iuran BPJS Kesehatan.
Menjadi pertanyaan warga Sumut khususnya, apakah penunggak iuran BPJS Kesehatan dapat berobat hanya menggunakan KTP saja di Rumah Sakit?
Jika jawabnya ya, Program UHC patut menjadi kebahagiaan yang begitu sempurna bagi warga. Jika jawabnya tidak, maka program UHC Bobby Nasution memang hanya menuju sasaran warga rentan penyakit dan yang tak pernah tahu dengan BPJS Kesehatan.
Warga Sumut tentunya sangat berharap, salah satu program unggulan Gubernur Sumut Bobby Nasution benar-benar dapat dinikmati warga dengan mudah, bukan dengan birokrasi berbelit yang membuat keluarga bertambah kalut di saat menghadapi sakit.
Perlu sinergitas dengan para pemangku kebijakan dalam merespon program yang diluncurkan sehingga tidak muncul lagi berbagai keluhan dan kekecewaan yang lumayan ramai menguap ke permukaan.*
Penulis: Wartawan Mediadelegasi






