Wagub Sumut: Pesantren Mampu Ciptakan Kemandirian Ekonomi

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2020 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Sumut Musa Rajekshah meresmikan Gedung Asrama Santriwati Khadijah di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Jalan Setia Budi, Simpang Selayang Medan Tuntungan. Foto:D|Ist

Wagub Sumut Musa Rajekshah meresmikan Gedung Asrama Santriwati Khadijah di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Jalan Setia Budi, Simpang Selayang Medan Tuntungan. Foto:D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Selain menjadi tempat untuk menimba ilmu dan membentuk karakter religius, ada begitu banyak potensi lain dari pesantren yang bisa mendatangkan manfaat besar. Salah satunya, pengembangan unit-unit usaha yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi.

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang terletak di Jalan Setia Budi, Simpang Selayang Medan Tuntungan, merupakan salah satu contoh yang telah berhasil menerapkan kemandirian ekonomi berbasis pesantren. Hasilnya, antara lain mereka mampu membangun gedung asrama baru.

Keswadayaan pesantren ini diapresiasi Wakil Gubernur (Wagub) Musa Rajekshah saat meresmikan gedung asrama baru yang diberi nama Asrama Khadijah, Rabu (5/8).

“Usai hadir peletakan batu pertama tahun lalu, saya heran kenapa tidak ada sebar proposal. Rupanya, didanai dengan hasil usaha pesantren, hebat ini. Pesantren mampu ciptakan kemandirian ekonomi,” ujar Wagub, disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.

Pesantren dengan sistem manajemen yang baik, menurut Wagub, bukan saja mampu melahirkan generasi penerus yang taat agama, tetapi juga bisa melahirkan solusi bagi permasalahan-permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Sehingga ketika para santri keluar dari pesantren nantinya, bisa meneruskan nilai-nilai bermanfaat yang diperoleh selama mondok.

“Salah satu harapan saya, selain bidang kewirausahaan, sektor ketahanan pangan juga bisa dikembangkan. Menumbuhkan makanan (menanam tanaman pangan) itu keahlian dasar yang harus kita miliki. Apalagi saat pandemi sekarang, ketahanan pangan itu vital dan kekuatan kita untuk bertahan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Bupati Samosir Kunjungi Tim Medis Lontung Pembuatan Masker

Kepada para santri dan santriwati, Wagub berpesan agar sungguh-sungguh dalam menimba ilmu dan menikmati semua proses selama tinggal di asrama. “Saya sendiri kalau bisa diputar waktu, berkeinginan seperti kalian. Sekolah di pesantren, ilmu dunia dapat, ilmu akhirat juga,” ucap Wagub.

Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Solihin Adin sekaligus panitia pembangunan Gedung Asrama Santriwati Khadijah menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Wagub Musa Rajekshah, dimulai dari peletakan batu pertama pembangunan pada tanggal 5 Juli 2019, sumbangan dana pembangunan, hingga peresmian hari ini.

“Akhirnya, menunggu 13 bulan gedung tiga lantai ini rampung dan akan ditempati 439 santriwati kita. Total biaya pembangunan senilai Rp5,6 miliar, dimana 95% murni bersumber dari dana swadaya usaha pesantren yang dikelola para santri dan guru,” jelas Solihin.

Adapun usaha-usaha yang dikembangkan oleh santri dan guru di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, terang Solihin, ada beberapa bidang usaha. Di antaranya laundry, toko pelajar, santri mart, warung pelajar, bakery atau usaha roti dan produksi air minum kemasan “Raudhah”.

Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ilyas Tarigan menceritakan sekilas sejarah berdiri pesantren tersebut. Berdiri pada tanggal 18 Oktober 1982, dulunya gedung-gedung masih dibangun dengan material kayu.

BACA JUGA:  Mutsyuhito Solin Terima Penghargaan Pendidikan Indonesia 2022

Kawasan sekitar pesantren juga masih sunyi. Ke depan, Ilyas berharap pesantren lebih berkembang lagi, melahirkan generasi yang dekat dengan Allah, berkah dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kehadiran Wagub yang didampingi Asisten Umum dan Aset Setdaprovsu M Fitriyus, Kepala Bappeda Sumut Hazmirizal Lubis dan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Hendra Dermawan Siregar disambut meriah di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan. Wagub disambut dengan iringan drumband dan barisan santriwati di sepanjang jalan menuju Gedung Asrama Santriwati Khadijah.

Acara diawali dengan pembacaan ayat Alquran dan doa. Kemudian, memasuki acara inti yakni peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wagub Musa Rajekshah disaksikan para petinggi pesantren. Kemudian, diakhiri dengan peninjauan gedung dan foto bersama.

Turut hadir pula seluruh pengurus badan wakaf pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Wakil Direktur Ar-Raudlatul Hasanah Charles Ginting, Pimpinan Pesantren Achmad Prana Ruliyanto Tarigan dan Abdul Aziz Tarigan, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah Rasyidin Bina, para kepala bidang pesantren, ustaz dan ustazah, serta seluruh santriwati. D|Med-54

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musda Golkar Sumut XI Dipastikan Kondusif, Kader Diminta Tetap Solid
Andar Amin Kantongi 30 Suara Jelang Musda Golkar Sumut
Kapolri: Polri Maksimalkan Bantuan untuk Aceh, Sumut, Sumbar yang Terdampak Bencana
Hari Ini Ops Zebra 2025 Digelar di sumut
Itak Pohul-pohul dan Rezeki Arsy, Kekuatan Mediadelegasi
Kadis LHK Sumut Diadukan ke Gubsu dan Inspektorat
Dua Menko Dorong TSTH2 di Humbahas jadi Pusat Inovasi Pangan
Kontroversi DPRD Sumut : Staf Ahli Berubah Jadi Pramu Ruang, Sekwan Bungkam

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:45 WIB

Musda Golkar Sumut XI Dipastikan Kondusif, Kader Diminta Tetap Solid

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:50 WIB

Andar Amin Kantongi 30 Suara Jelang Musda Golkar Sumut

Minggu, 30 November 2025 - 21:34 WIB

Kapolri: Polri Maksimalkan Bantuan untuk Aceh, Sumut, Sumbar yang Terdampak Bencana

Senin, 17 November 2025 - 08:38 WIB

Hari Ini Ops Zebra 2025 Digelar di sumut

Senin, 20 Oktober 2025 - 13:13 WIB

Itak Pohul-pohul dan Rezeki Arsy, Kekuatan Mediadelegasi

Berita Terbaru