Pembelajaran Online Batal Fokus Pendidikan Tatap Muka

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK Pratikno membatalkan wacana sekolah online. Foto: Ist.

Menko PMK Pratikno membatalkan wacana sekolah online. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Pemerintah memastikan pembelajaran online batal diterapkan meski ada tekanan kenaikan harga minyak dunia. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, sebagai bagian dari langkah menjaga kualitas pendidikan nasional.

Pembelajaran Online Batal Diterapkan Demi Cegah Learning Loss

Menurut Pratikno, kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan pendidikan secara optimal. Pemerintah tidak ingin siswa mengalami penurunan kualitas belajar akibat perubahan metode pembelajaran yang tidak tepat, dikutip dari laman resmi Kemenko PMK, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa situasi global saat ini memang menuntut efisiensi di berbagai sektor. Namun, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh dikompromikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah menilai pembelajaran tatap muka atau luring masih menjadi metode paling efektif dalam menjaga kualitas pendidikan. Interaksi langsung antara guru dan siswa dinilai penting dalam proses pembentukan pemahaman dan karakter.

BACA JUGA:  Gubernur Sumut: Sekolah Lima Hari Efektif Perkuat Pendidikan Keluarga

Meski sempat muncul wacana penggunaan metode hybrid, yakni kombinasi daring dan luring, hal tersebut tidak menjadi prioritas saat ini. Hasil pembahasan lintas kementerian menunjukkan bahwa pembelajaran online belum menjadi kebutuhan mendesak.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/laporan-dewas-kpk-mengemuka-soroti-kasus-yaqut/

Pratikno menegaskan bahwa risiko learning loss menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan ini. Pemerintah ingin memastikan setiap siswa mendapatkan hak pendidikan secara maksimal.

Selain sektor pendidikan, layanan kesehatan juga dipastikan tetap berjalan normal. Pemerintah tidak akan mengurangi kualitas pelayanan medis esensial meskipun ada tekanan efisiensi anggaran.

Di sisi lain, langkah efisiensi tetap dilakukan pada sektor lain dalam pemerintahan. Transformasi kerja menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan efektivitas kinerja birokrasi.

Pemerintah mendorong percepatan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus menghemat biaya operasional.

BACA JUGA:  Membanggakan, Unpad Kukuhkan Delapan Guru Besar Baru

Selain itu, perjalanan dinas yang tidak bersifat esensial akan dikurangi. Rapat dan koordinasi antarinstansi juga akan lebih banyak dilakukan secara daring.

Penerapan Flexible Working Arrangement (FWA) atau pola kerja fleksibel juga akan diterapkan secara terukur. Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga produktivitas tanpa membebani anggaran negara.

Pratikno menekankan bahwa transformasi ini harus dilakukan secara cerdas dan efisien. Pemerintah ingin memastikan pelayanan publik tetap optimal di tengah tantangan global.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap kualitas sumber daya manusia Indonesia tetap terjaga. Pendidikan yang kuat dinilai menjadi kunci utama dalam mendukung percepatan pembangunan nasional yang berkelanjutan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Judol di Jakarta Barat, 321 WNA dari 7 Negara Ditangkap
Prabowo Cairkan Suasana di Miangas: Ajak Jenderal TNI Nyanyi dan Joget Bareng Warga
Brigpol Arya Gugur Ditembak Curanmor, Saksi: Saat Itu Lokasi Masih Sepi dan Belum Banyak Orang
Duka Mendalam Penjemputan Jenazah Brigpol Arya, Istri Histeris Minta Pelaku Penembakan Dihukum Berat
Kerusuhan Pecah di Stadion Lukas Enembe Papua: 37 Kendaraan Hangus, Fasilitas Rusak Akibat Kekecewaan Suporter
Isu Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat: KPK Ingatkan Pengawasan Ketat, Kemensos Siap Lakukan Koreksi
Prabowo Kunjungi Pulau Miangas, Berjanji Rawat Bandara dan Perbaiki Seluruh Puskesmas
Brigjen Agus Wijayanto Dilantik Jadi Kapolda Kaltara, Bagian Rotasi 9 Pimpinan Polda Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:25 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Judol di Jakarta Barat, 321 WNA dari 7 Negara Ditangkap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:48 WIB

Prabowo Cairkan Suasana di Miangas: Ajak Jenderal TNI Nyanyi dan Joget Bareng Warga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:38 WIB

Brigpol Arya Gugur Ditembak Curanmor, Saksi: Saat Itu Lokasi Masih Sepi dan Belum Banyak Orang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:24 WIB

Duka Mendalam Penjemputan Jenazah Brigpol Arya, Istri Histeris Minta Pelaku Penembakan Dihukum Berat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:17 WIB

Kerusuhan Pecah di Stadion Lukas Enembe Papua: 37 Kendaraan Hangus, Fasilitas Rusak Akibat Kekecewaan Suporter

Berita Terbaru