Wakil Walikota Pugar Makam Ulama Kharismatik

- Penulis

Minggu, 27 September 2020 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa-Mediadelegasi: Wakil Walikota Langsa Dr H Marzuki Hamid MM menziarahi dan melakukan pemugaran makam Tgk H Mahmud Usman Simpang Ulim (Abu Pucok Alu/Abu Dirawang), ia merupakan tokoh terkemuka yang pernah berjaya dimasanya dan juga dikenal seorang ulama kharismatik di Aceh Timur.

Makam ini berada di dalam komplek Dayah Adabiyah. Dayah tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan berbasiskan agama Islam yang tertua di daerah tersebut yang didirikan pada masa itu yang terletak di Gampong Pucok Alu Sa Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur.

Bagi Marzuki Hamid, sosok Tgk H Mahmud Usman Simpang Ulim (Abu Pucok Alu/Abu Dirawang) tidaklah asing karena ia adalah kakeknya.

“Beliau seorang tokoh masyarakat dan ulama yang pernah dimiliki oleh masyarakat Simpang Ulim dan sekitarnya bahkan Aceh Timur pada masa itu,” katanya, Minggu, (27/9).

BACA JUGA:  Gampong Tangguh Alue Itam Diresmikan

Semasa hidupnya, kenang wakil walikota Langsa, almarhum termasuk inisiator dalam melahirkan berbagai lembaga Islam di daerah tersebut di antaranya menjadi lembaga pendidikan Islam seperti Dayah dan Madrasah hingga saat ini.

“Tak hanya itu beliau termasuk ketua panitia pertama dalam pembangunan masjid raya Baitul Karim Simpang Ulim. Bahkan kala itu beliau pernah menjabat Kepala Jawatan Agama Aceh Timur atau sekarang disebut Kakankemenag,” urainya.

Marzuki Hamid menambahkan Abu Pucok Alu salah satu murid Abu Hasan Krueng Kale Kuta Raja/Aceh besar. Disamping kesibukan mengajar para murid di Dayah yang dipimpinnya, ia juga kerap mengisi pengajian untuk para imam Gampong.

Dalam perjalanan hidup Tgk H Mahmud Usman dikaruniai 24 anak sementara cucunya pada saat beliau masih hidup memiliki 82 orang cucu. “Sekarang jumlah anggota keluarga (keturunannya) tentu semakin bertambah,” sebutnya.

BACA JUGA:  Satreskrim Polres Langsa Ciduk Dua Pelaku Pembongkaran Empat Toko

Oleh sebab itu, ia mengajak kepada kerabat, anak dan para cucu yang ditinggal untuk dapat melanjutkan perjuangannya.

“Untuk Anak, cucu dan keturunannya dapat melanjutkan perjuangan beliau terutama dalam bidang keagamaan dan sosial,” pintanya.

Sebelumnya Marzuki Hamid bersama masyarakat setempat bergotong royong membersihkan pekarangan Dayah Adabiyah serta makam ulama Tgk H Mahmud Usman Simpang Ulim lahir pada tahun 1897 dan meninggal di tahun 1980 silam.D|Ach-78

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mualem Perpanjang Status Darurat Aceh Hingga Januari
Gelembung Gas Ditemukan Pasca Banjir Nagan Raya
Jusuf Kalla: Pengibaran Bendera GAM Hanyalah Luapan Emosional, Seorang Pria Diduga Provokator Diamankan
Aceh Terima Uluran Tangan dari Malaysia untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor
Jaksa Agung: 27 Perusahaan Diduga Kontribusi Banjir Bandang Sumatera Akibat Alih Fungsi Lahan
28 Persen Sentimen Negatif Terkait Banjir Sumatera-Aceh, DIR: Berpotensi Jadi Krisis Kepercayaan
Kolaborasi TNI-Komdigi Pulihkan Infrastruktur Komunikasi di Aceh
Fokus Trauma Healing Anak-Anak, BNI Salurkan Bantuan Tanggap Darurat di Aceh

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:05 WIB

Mualem Perpanjang Status Darurat Aceh Hingga Januari

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:33 WIB

Gelembung Gas Ditemukan Pasca Banjir Nagan Raya

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:54 WIB

Jusuf Kalla: Pengibaran Bendera GAM Hanyalah Luapan Emosional, Seorang Pria Diduga Provokator Diamankan

Senin, 29 Desember 2025 - 11:20 WIB

Aceh Terima Uluran Tangan dari Malaysia untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor

Jumat, 26 Desember 2025 - 15:41 WIB

Jaksa Agung: 27 Perusahaan Diduga Kontribusi Banjir Bandang Sumatera Akibat Alih Fungsi Lahan

Berita Terbaru