Wali Kota: Suku Melayu Sangat Terbuka Terima Pendatang

Selasa, 1 November 2022 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (kelima kiri) didampingi Wali Kota Medan Bobby Nasution dan (keenam kiri) menabuh gendang bersama utusan peserta berbagai provinsi dari kawasan Asia Tenggara, pada acara pembukaan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) 2022, di depan Istana Maimun Medan, Senin (31/10).  Foto:  Dinas Kominfo Kota Medan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (kelima kiri) didampingi Wali Kota Medan Bobby Nasution dan (keenam kiri) menabuh gendang bersama utusan peserta berbagai provinsi dari kawasan Asia Tenggara, pada acara pembukaan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) 2022, di depan Istana Maimun Medan, Senin (31/10). Foto: Dinas Kominfo Kota Medan

Medan-Mediadelegasi: Wali Kota Medan Bobby Nasution, mengemukakan Suku Melayu yang sejak ratusan tahun silam mendiami Kota Medan memiliki budaya yang sangat terbuka dengan dunia luar, sehingga banyak suku bangsa yang berdatangan, berbaur dan berintegrasi turun temurun serta melahirkan masyarakat yang majemuk di daerah itu.

“Seluruh etnis di Kota Medan ini bisa tumbuh dan berkembang sehingga menjadi masyarakat asli Kota Medan karena kebaikan serta kemurahan hati masyarakat Melayu yang dapat menerima para pendatang dengan baik,” katanya pada acara pembukaan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) di Istana Maimun Jalan Brigjen Katamso Medan, Senin (31/10) malam.

Sebagaimana diketahui, setelah dua tahun dihentikan menyusul pandemi COVID-19 menerpa Kota Medan, event Gelar Budaya Melayu Serumpun 2022 kembali digelar di Istana Maimun Medan yang dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno .

BACA JUGA:  Arist Merdeka: Tangkap Penganiaya Wanita Lansia di Porsea

Bobby menuturkan, saat ini terdapat 13 etnis yang ditetapkan sebagai etnis yang ada di Kota Medan.

Dalam upaya menggambarkan keberadaan 13 etnis tersebut, menurut dia, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan pada setiap Jumat diwajibkan mengenakan pakaian adat dari 13 etnis itu.

“Ini artinya Medan hari ini adalah Medan yang multietnis. Namun yang perlu kita sampaikan, kemultietnisan Kota Medan tidak terlepas dari keterbukaan masyarakat Melayu yang menerima seluruh etnis yang ada di Kota Medan,” kata Bobby.

Pada kesempatan itu, Bobby juga menjelaskan alasan Pemkot Medan merubuhkan gapura bernuansa khas Melayu Deli di area perbatasan Kota Medan dengan Kabupaten Deli Serdang.

BACA JUGA:  DPRD Medan Apresiasi Gebrakan Wali Kota

Menurutnya, perubuhan gapura di perbatasan Kota Medan itu sama sekali bukan bertujuan menghilangkan ciri khas atau simbol adat dan budaya Melayu di daerah tersebut.

“Memang benar sekali kami bongkar, tapi akan kami ganti dengan yang baru sehingga lebih bagus lagi,” ujar Wali Kota.

Dikatakan Bobby, Pemkot Medan selama hampir dua tahun terakhir banyak merevitalisasi berbagai bangunan tugu dan gapura yang sudah berumur puluhan tahun.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman yang turut hadir dalam pembukaan Gemes tersebut, mendukung apa yang disampaikan Bobby Nasution.

“Pak Bobby Nasution sebagai Wali Kota Medan sangat peduli dan punya banyak misi serta langkah strategis guna kemajuan Kota Medan, termasuk kepada pelaku UMKM,” ucap dia. D|rel

Satu tanggapan untuk “Wali Kota: Suku Melayu Sangat Terbuka Terima Pendatang”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Sekadar Rayakan HUT Golkar, Maruli Siahaan Hadirkan Kepedulian untuk 200 Pejuang Kehidupan di Medan
BPK Bongkar Masalah Beton Lapangan Merdeka Medan, Rp27,83 Miliar Jadi Sorotan
Miliaran Rupiah untuk BBM, BPK Temukan Masalah di Dishub Medan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak
Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa
Satu Barisan Lawan Narkoba, Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Polda Sumut
HUT ke-62 Golkar: Andar Amin Harahap Pimpin Ziarah di TMP Medan
BMKG: 1.297 Titik Panas Terdeteksi, Sumatera Paling Banyak, Asap Menyebar Luas
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tak Sekadar Rayakan HUT Golkar, Maruli Siahaan Hadirkan Kepedulian untuk 200 Pejuang Kehidupan di Medan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:40 WIB

BPK Bongkar Masalah Beton Lapangan Merdeka Medan, Rp27,83 Miliar Jadi Sorotan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Miliaran Rupiah untuk BBM, BPK Temukan Masalah di Dishub Medan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB