Warga Keluhkan Limbah SPPG Tanjung Leidong, Bau Menyengat Hingga Nyamuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi SPPG Tanjung Leidong di Kecamatan Kualuh Leidong, Labuhanbatu Utara, Jumat (2/10/2026). Warga sekitar mengeluhkan bau tak sedap diduga berasal dari limbah aktivitas Makan Bergizi Gratis. Foto: IAS.

Lokasi SPPG Tanjung Leidong di Kecamatan Kualuh Leidong, Labuhanbatu Utara, Jumat (2/10/2026). Warga sekitar mengeluhkan bau tak sedap diduga berasal dari limbah aktivitas Makan Bergizi Gratis. Foto: IAS.

Kualuhleidong-Mediadelegasi: Warga di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, mengeluhkan dugaan dampak limbah dari aktivitas penyediaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Keluhan warga terutama berkaitan dengan bau tidak sedap yang disebut muncul dari limbah di sekitar SPPG. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan warga, khususnya mereka yang rumahnya berada di sekitar lokasi.

​Salah seorang warga yang terdampak mengatakan, bau dari limbah tersebut semakin terasa ketika pintu rumah dibuka.

Bahkan, warga mengaku tidak nyaman untuk bersantai di bagian belakang rumah akibat aroma yang menyengat.

​“Asal buka pintu, limbahnya bau. Pokoknya nggak bisalah duduk-duduk santai di belakang, nguap, bau kali,” ujar warga tersebut kepada wartawan, Jumat (2/10/2026).

​Menurutnya, kondisi tersebut baru dirasakan setelah aktivitas MBG berlangsung di kawasan tersebut.

​“Selama ini tidak ada MBG, nggak ada yang bau di lingkungan kami. Semenjak ada MBG, adalah polusi nggak enak,” tegasnya.

BACA JUGA:  Pemkab Labura Salurkan 92 Ekor Lembu Qurban untuk Masyarakat Sambut Iduladha 1447 H

​Ia juga mengaku telah menyampaikan keluhan terkait kondisi tersebut, namun hingga kini belum tanggapan yang dianggap memadai.

​“Asal bernapas yang dihirup udaranya nggak segar. Udah dikeluhkan tapi mereka belum ada tanggapan,” ucapnya.

​Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya. Di depan rumahnya, terlihat limbah yang disebut berasal dari aktivitas SPPG bercampur dengan kubangan air sehingga menimbulkan bau tidak sedap.

​Warga tersebut menunjukkan kondisi limbah yang berada tidak jauh dari rumahnya dan mengaku terdampak langsung akibat aliran limbah tersebut.

​“Inilah limbah-limbah MBG, ini lemak-lemaknya ini. Mengalirlah dia ke rumahku, dan rumahku pun bau,” tegasnya.

​Ia mengatakan kondisi bau tersebut terkadang lebih parah dibandingkan keadaan saat dirinya memberikan keterangan.

​“Ini agak mending ini. Kalau nggak, lebih parah dari sini. Baunya lagi, bau kali. Nyamuk pun banyak,” ujarnya.

​Di tengah keresahan tersebut, salah seorang warga sempat menanyakan langsung perihal bau limbah tak sedap ini kepada Beki Tantowi Nasution Kepala SPPG Tanjung Leidong yang berada di sekitar lokasi.

BACA JUGA:  Warga Resah, Tower Milik PT. Protelindo di Pulo Dogom Labura Diminta bongkar Agar Tidak Membahayakan

Menanggapi keluhan warga tersebut, Beki justru meminta agar persoalan itu dilaporkan kepada pihak terkait apabila memang dinilai bermasalah.

​“Laporkan aja kelabura sana kalau emang apa,” ucap Beki kepada warga yang memprotes kondisi tersebut.

​Warga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dan segera ditangani oleh pihak terkait. Mereka meminta agar pengelolaan limbah dari aktivitas SPPG tidak menimbulkan gangguan terhadap lingkungan maupun kenyamanan masyarakat sekitar.

​Keluhan warga ini merupakan pernyataan dan kesaksian dari masyarakat di sekitar lokasi.

Kondisi serta sumber limbah tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang, termasuk pemeriksaan lingkungan dan klarifikasi dari pengelola SPPG Tanjung Leidong. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : IAS

Editor : Alan

Sumber Berita: Biro Labuhan Batu Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditemukan Jasad Luka Tebasan di Sawit Labura, Dua Tetangga Ditangkap, Satu Masih Di Bawah Umur
Marak Gangguan Kesehatan Siswa, KNPI Labura Imbau SPPG Perketat Higienitas dan Perhatikan Riwayat Sakit Penerima Manfaat
Pasar Rakyat dan Berobat Gratis Agrinas Palma Nusantara Diserbu Warga Labura
Ulat dalam Ompreng MBG Labura, BGN Didesak Tak Berhenti pada Permintaan Maaf
Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polsek Kualuh Hulu Amankan Terduga Pengedar Sabu
Kasus Lijan Sinaga, KNPI Labura : Hak Anak Harus dilindungi, Asas Praduga tak bersalah harus dikedepankan.
Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026
Anggota DPR RI Trinovi Khairani Sitorus Serahkan Bantuan Komputer untuk KPAD Labuhanbatu Utara
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Ditemukan Jasad Luka Tebasan di Sawit Labura, Dua Tetangga Ditangkap, Satu Masih Di Bawah Umur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Warga Keluhkan Limbah SPPG Tanjung Leidong, Bau Menyengat Hingga Nyamuk

Jumat, 18 September 2026 - 11:04 WIB

Marak Gangguan Kesehatan Siswa, KNPI Labura Imbau SPPG Perketat Higienitas dan Perhatikan Riwayat Sakit Penerima Manfaat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Pasar Rakyat dan Berobat Gratis Agrinas Palma Nusantara Diserbu Warga Labura

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Ulat dalam Ompreng MBG Labura, BGN Didesak Tak Berhenti pada Permintaan Maaf

Berita Terbaru

Foto: Dok. Mediadelegasi.

Kabupaten Deli Serdang

Belum Lupa Kasus Karo, Kini Dapur MBG Klambir Lima Dekat Kandang Ayam

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:08 WIB