Wartawan Toba Kecam Dugaan Pembunuhan Wartawan di Sulawesi

Wartawan Toba Kecam Dugaan Pembunuhan Wartawan di Sulawesi
Terlihat rombongan Wartawan Kabupaten Toba melakukan aksi solidaritas di depan monumen DI Panjaitan Balige, Kamis 27 Agustus 2020. Foto:D|toba|oktober

Marimbun mendesak, stop kekerasan terhadap Wartawan, tegakkan hukum kepada Demas Leira korban dugaan pembunuhan.  Polres Toba diminta melindungi profesi Jurnalistik, Wartawan Toba turut berdukacita atas kejadian ini,” kata Marimbun.

Sementara pimpinan aksi, Berlin Marpaung (Wartawan Tribata TV) juga menyerukan supaya kejadian dugaan pembunuhan Wartawan di Mamuju, Sulawesi Barat jangan terulang lagi di Indonesia khususnya di Kabupaten Toba.

“Kami pekerja profesi mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap rekan kami Media online di Sulawesi, Penegak hukum harus mengusut tuntas kasus ini. Kami minta Pemerintah dan stakeholder agar menegakkan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” seru Berlin.

Sekadar diketahui informasi yang didapat Mediadelegasi, Demas Leira salah satu Wartawan media online di Mamuju, Sulawesi Barat diduga dibunuh saat menjalankan tugas jurnalistiknya, Senin 17 Agustus 2020. Aksi solidaritas yang dilakukan Wartawan Toba juga didampingi oleh perwakilan pihak Kepolisian Polres Toba. D|Tsa-36

Pos terkait