Yasyir Ridho Mendegar “Curhat” Pelaku Industri Perfilman di Medan

Jumat, 27 September 2024 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yasyir Ridho Mendegar

Yasyir Ridho Mendegar "Curhat" Pelaku Industri Perfilman di Medan

Medan – Mediadelegasi: Pekerja kreatif yang tergabung dalam komunitas perfilman yang ada di Kota Medan berkeluh kesah kepada Calon Wakil Wali Kota Medan nomor urut 3, Yasyir Ridho Loebis.

Komunitas perfilman itu mengatakan industri kreatif seperti film dan kesenian harus tumbuh subur di Kota Medan. Caranya, dengan memaksimalkan peranan para konten kreator serta seniman yang ada di Kota Medan. Terlebih, di Kota Medan terdapat beberapa SMK negeri maupun swasta serta kampus yang memiliki jurusan kesenian.

Salah satu pekerja kreatif perfilman, pimpinan Yayasan Sinema Manu Project Pro Indonesia, Imanuel Ginting mengapresiasi rencana Yasyir Ridho untuk mengembangkan industri film di Kota Medan.

“Ada banyak pelajar dan mahasiswa yang belajar tentang perfilman atau ilmu kreativitas lainnya. Tentu mereka akan berfikir untuk menerapkan ilmu yang didapatkannya untuk mendapatkan penghasilan. Seharusnya pemerintah mendukung dengan membuat wadah, regulasi serta pelatihan perfilman dan kreativitas lainnya,” kata Imanuel bersama pekerja kreatif lainnya kepada Yasyir Ridho saat berdiskusi, Jumat (27/9/2024).

BACA JUGA:  IAKN Tarutung Layak Bertransformasi Menjadi Universitas Tapanuli Raya

Manu Ginting mengungkapkan, dirinya beberapa kali terlibat dalam produksi film nasional yang mengambil lokasi syuting di Medan. Namun pemerintah hanya memberikan fasilitas hanya kepada artis dan pekerja dari Jakarta.

“Kalau di luar negeri itu, produksi film harus melibatkan 30 persen pekerjanya dari orang lokal. Nah, kalau di Medan didukung dan difasilitasi, tapi hanya untuk orang yang dari Jakarta, pekerja dari Medan nggak dapat apa-apa,” ungkapnya.

Menanggapi curhatan para pekerja kreatif dan seniman itu, pasangan Hidayatullah-Yasyir Ridho Loebis (HIRO) menilai keberadaan industri kreatif akan membantu terciptanya lapangan pekerjaan di Kota Medan.

“Keberadaan konten kreator dan penggiat film ini juga harus berkembang dan difasilitasi. Kita bangga kalau aktor-aktor film dari Medan yang menghiasi layar-layar di bioskop,” ujar Yasyir Ridho Loebis.

Yasyir Ridho juga mengapresiasi Yayasan Sinema Manu Project Pro Indonesia yang telah aktif membantu perkembangan industri film di Medan. Ia berjanji, jika diamanahkan menjadi Wakil Wali Kota Medan untuk memperjuangkan nasib para penggiat film.

BACA JUGA:  Masyarakat dan Unika Santo Thomas Minta Kapolda Sumut Tegas

“Kalian ini orang- orang kreatif, bahwa sebenarnya kalian ini pahlawan, karena bisa membuka lapangan pekerjaan. Tanpa dibiayai negara tapi bisa memberikan lapangan pekerjaan,” katanya.

“Belakangan ini saya melihat banyak film-film yang mengambil lokasi syuting dk Medan. Saya sepakat jika ada kegiatan serupa, harus melibatkan setidaknya 30 persen pekerjanya yang asli Medan. Yang dituntut masyarakat inikan lapangan kerja, kita akan support itu,” sebutnya.

Yasyir Ridho berharap, kegiatan seperti Festival Film Medan harus terus dilaksanakan. Sebab, kegiatan itu mampu menjadi pemicu anak-anak Medan untuk menyalurkan bakat teaternya.

“Kalau bisa, peserta dari festival film Medan itu dari tiap-tiap kelurahan. Jadi ada 151 film yang diproduksi penggiat film Medan yang dinilai. Pihak kelurahan harus memfasilitasi,” ucapnya.

Selain itu, keberadaan Taman Budaya Medan juga harus dimaksimalkan. Sehingga, setiap harinya, akan banyak hasil-hasil seni dari para seniman yang bisa diproduksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB