PLN Putus Listrik Objek Wisata Sopo Guru Tatea Bulan

- Penulis

Selasa, 22 Desember 2020 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Objek Wisata Sopo Guru Tatea Bulan

Objek Wisata Sopo Guru Tatea Bulan

Samosir-Mediadelegasi: Aliran arus listrik di Objek Wisata Sopo Guru Tatea Bulan di Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (19/26), terpaksa diputus pihak PLN.

Soalnya, ada beberapa titik lampu yang dipasang Pemerintah Kabupaten Samosir tanpa sepengetahuan pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) milik Pemerintah Pusat tersebut.  

Dari informasi yang dihimpun Mediadelegasi, hingga Selasa (22/12), bahwa pemutusan listrik dilakukan karena diduga pihak Pemerintah Kabupaten Samosir memasang  lampu dibeberapa titik lampu tanpa sepengetahuan pihak PLN.

“Dari keterangan pihak PLN yang saya terima, bahwasannya PLN mengambil tindakan pemutusan dikarenakan, ada pemasangan lampu oleh Pemerintah Kabupaten Samosir oleh pihak perusahan milik BUMN itu,” ungkap MS, salah sorang warga di lokasi itu.

Namun, MS yang juga penjaga Parkir dan tinggal di Objek Wisata tersebut menampik tudingan itu, tidak mungkin Pemerintah Kabupaten Samosir mampu mencuri arus listrik, karena yang memasang intalasi adalah pegawai PLN itu sendiri.

“Kalau memang harus diputus seharusnya pemerintah daerah perlu diberitahukan lebih dulu dan juga kepada kami selaku yang menjaga lokasi ini,” ungkapnya, saat disambangi Wartawan di lokasi.

BACA JUGA:  Wakil Bupati Samosir Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Berkelanjutan

Dia juga menyangkal, ada pencurian arus listrik di sini, areal ini merupakan Objek Wisata andalan Kabupaten Samosir yang selama ini telah menghasilkan sumber PAD yang cukup lumayan. “Tidak masuk akal ada pencurian arus listrik,” cetusnya lagi.

MS pun merinci, secara teknis  kalau Objek Wisata ini adalah milik Pemerintah Kabupaten Samosir. “Sudah seharusnya mereka mengetahui dan ikut mendampingi, agar kami tidak bingung dalam pemutusan listrik ini,” bilangnya.

MS juga menjelaskan kalau dirinya sebatas apa kapasitasnya tinggal di lokasi tersebut, “Disini kami hanya penjaga parkir dan menjaga kebersihan tempat ini, setiap pengunjung yang datang langsung dinas terkait mengutip ristribusi Rp.5000 per orang setiap  pengunjung,” bebernya.

Terpisah, Supervisor Unit PLN  Pangururan Prayoga mengatakan, bahwa tindakan yang dilakukan karena ditemukanya pelanggaran di lokasi sehingga melakukan pencabutan listrik di sana.

“Kami yang bertanggung jawab atas tindakan  penertiban itu,” ucap Supervisor Unit PLN  Pangururan Prayoga kepada di kantornya Jalan Kejaksaan Pangururan Kabupaten Samosir.

“Pihak kami telah menertibkan serta mengamankan dengan cara mencabut meteran sebagai barang bukti, karena ada temuan ada pemakaian arus listrik yang tidak sesuai dari kewajaran atau pihak konsumen mengambil arus listrik tidak melalui meteran,” katanya lagi.

BACA JUGA:  PSBI Samosir Gelar Pesta Bona Taon

Melihat ini perlu dilakukan tindakan, kata Prayoga,  agar tidak ada pemakaian arus yang melanggar dari konsumen, sehingga petugas di sini wajib perlu melakukan tindakan pemutusan serta menyita meteran sebagai barang bukti, di bawa ke kantor.

Namun, pihaknya tetap memberi waktu selama 3 hari kepada pemkab atau konsumen dalam rangka klarifikasi terkait masalah ini.

Kadis Pariwisata Kabupaten Samosir Domos Pandiangan ketika disinggung pencabuta meteran di Sopo Guru Tatea Bulan mengatakan, belum tau siapa yang tanggungjawab bayar.

“Hingga detik ini kami masih belum mengetahui dinas mana yang bertanggung jawab dalam menangani pembayaran abudemen listrik objek wisata tersebut,” urainya.

Untuk itu, Dinas Kabupaten Pariwsata masih tahap koordinasi dengan pihak Dinas PERAKPP Kabupaten Samosir. “Dalam waktu dekat segera akan kita lakukan  rapat koordinasi, sehingga masalah ini dapat diatasi,” ujar Dumos. D|Sam-JS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung
Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit
Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir
Transformasi Digital, Pemkab Samosir Kini Terapkan Juma AI untuk Sektor Pertanian
Bupati Samosir Kunjungi Bakti Komdigi, Usulkan Penanganan Blankspot
Bupati Samosir Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Ajak Generasi Muda Bangkit di Era Digital
Perkuat Tata Kelola, Pemkab Samosir Gelar FGD Mitigasi Risiko Hukum Pengadaan Barang dan Jasa
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:01 WIB

​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir

Senin, 1 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:46 WIB

Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:58 WIB

Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:46 WIB

Transformasi Digital, Pemkab Samosir Kini Terapkan Juma AI untuk Sektor Pertanian

Berita Terbaru