Pusdikra Minta Gubernur Evaluasi Total Disdik

Jumat, 18 Juni 2021 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Fadli. D|Ist

Muhammad Fadli. D|Ist

Medan-Mediadelegasi:  Kepala Pusat Penelitian (Puslit) Pusat Studi Pendidikan Rakyat (Pusdikra) Sumatera Utara Muhammad Fadli menyesalkan kekacauan Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SLTA sederajat di Sumatera Utara.

“Ini sudah seperti langganan tahunan. Kasus seperti ini masih saja terus berulang. Disdik Sumatera Utara memang tidak pernah mau belajar dari pengalaman, dari problem teknis penerimaan siswa baru yang mengadopsi sistem elektronik,” tegas Muhammad Fadli kepada wartawan, Jumat (18/6), di Medan.

Padahal, kata dia, proses penerimaan siswa baru harus mampu menjaring siswa yang memiliki kualifikasi kognitif, afektif dan psikomotorik yang bagus.

Menurut alumni UIN Tulungagung ini, dari aspek ideal  sistem ini sangat bagus juga mampu menekan permainan calo Pendidikan. “Namun sangat disayangkan sistem elektronik yang digunakan ternyata tidak siap, sehingga banyak orang tua calon siswa khawatir atau was-was, anaknya tidak bisa mendaftar di sekolah negeri,” ujar Muhammad Fadli.

BACA JUGA:  Peranan Penting Forensik dalam Penegakan Hukum

Pusdikra melihat, kekacauan sistem elektronik yang digunakan Disdik Sumut berakibat terhambatnya proses rekrutmen calon siswa peserta didik, karena hingga saat ini untuk masuk mendaftar secara online belum bisa.

BACA JUGA: PPDB Sumut Kacau, Ombudsman Minta Gubernur Gerak Cepat

“Sangat kita sayangkan, ternyata Dinas Pendidikan Sumatera Utara tidak mengantisipasi terjadinya situasi kacau seperti ini, bahkan Gubernur sendiripun belum ada memberikan instruksi kepada Dinas Pendidikan, dan anehnya lagi Kepala Disdik Sumut yang seharusnya bertanggung jawab, malah informasinya tidak berada di tempat, sehingga surat-surat pengumuman di tanda tangani seorang Plh,” katanya.

Gubernur Sumut jangan lupa,  situasi kacau yang menyangkut hak warga negara harusnya disikapi secara serius. “Seharusnya Gubernur Sumatera Utara bersikap tegas, karena ini menyangkut marwah Sumatera Utara, kekacauan PPDB ini mengindikasikan terjadi ketidaksinkronan Komunikasi Gubernur dengan Dinas terkait,” ujarnya.

BACA JUGA:  PWI Sumut Gelar Pentas Parodi Ala Wartawan

Fadli menyarankan Gubernur Sumut melakukan evaluasi total di Disdik Sumut, mengapa hanya untuk layanan penerimaan siswa baru saja, terjadi kekacauan seperti ini, sehingga mengakibatkan kepanikan para orang tua siswa.

“Evaluasi juga penting dilaksanakan terhadap penyedia layanan eletronik sebagai programer juga harus di minta pertanggungjawaban,” katanya.

Provider penyedia layanan elektronik selayaknya diminta klarifikasi perihal kekacauan dan keterlambatan proses penerimaan siswa baru secara online. D|Red-09

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kuliah Gratis di PTN, Bagaimana Nasib Kesempatan Kuliah di PTS?
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Senin, 28 September 2026 - 10:34 WIB

Kuliah Gratis di PTN, Bagaimana Nasib Kesempatan Kuliah di PTS?

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Berita Terbaru