Medan-Mediadelegasi: DR HR Agung Laksono mengapresiasi upaya KMDT begitu getol memajukan kawasan wisata Danau Toba selama ini, agar kawasan wisata itu menjadi terjaga keasriannya, sehingga para wisatawan lokal dan mancanegara terkesima melihat indahnya ciptaan Tuhan itu. Hal itu disampaikannya saat bersilaturahmi dengan DPP dan DPW KMDT Sumut pada, Jumat (17/12/2021) di Hotel Grand Aston.
“Saya sangat mengapresiasi kepada KMDT yang telah memperhatikan kawasan wisata Danau Toba, merupakan salah satu kawasan destinasi dunia yang indah. Adanya KMDT justeru keasrian Danau Toba yang merupakan salah danau vulkanik terbesar di dunia tetap terjaga. Untuk itu, perlu dilakukan percepatan pembangunan di daerah wisata segera terwujud, agarv lebih baik lagi ke depan,” harap Agung Laksono sebagai Dewan Pembina DPP KMDT (Komunitas Masyarakat Danau Toba),.
Dijelaskannya, yang sebenarnya Danau Toba memiliki potensi yang sangat besar, namun masih banyak perlu perbaikan-perbaikan. Tentunya, perhatian dari berbagai pihak haruslah ada, karena Danau Toba tak hanya dapat mendatangkan wisatawan, melainkan sebagai tempat mencari rezeki bagi masyarakat yang ada di sekitarnya.
” Kami mendapat informasi agar bisa cepat menyelesaikan hal-hal yang dihadapi. Jangan ada halangan tapi bagaimana kita menghapuskan halangan itu dengan membuat regulasi, kebudayaan, adat dan sebagainya perlu lestarikan. Apalagi, Danau Toba menjadi tempat mencari nafkah bagi masyarakat sekitar. Untuk itu pula, mari bersama kita jaga dan melestarikan Danau Toba,” jelasnya.
Agung menambahkan, Danau Toba benar-benar kawasan wisata yang memiliki potensi besar untuk mendapatkan devisa negara. Oleh sebab itu, dengan adanya KMDT Danau Toba akan menjadi kawasan wisata yang menakjubkan.
“Danau Toba benar-benar kawasan wisata yang berpotensi besar depatkan devisa negara, jika hal ini dikemas lebih baik. Tentunya, kalau hal itu berjalan dengan yang diinginkan tidak hanya untuk devisa nagara saja, melainkan dalam wujud nyata bagi kemakmuran, kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara, khususnya masyarakat yang berada di kawasan Danau Toba,” harapnya.
Dijelaskannya, sebagai dewan pertimbangan presiden dirinya akan turut memberikan masukan kepada Presiden Jokowi, agar kawasan Danau Toba bisa menjadi kawasan wisata dunia.
” Pak Presiden Joko Widodo adalah seorang presiden yang sangat luar biasa untuk memperhatikan negaranya, dan benar-benar mengabdikan diri kepada negara. Beliau sangat kagum akan keindahan Danau Toba. Pak Jokowi sepertinya telah memiliki rencana untuk konsentrasi dalam mengkemas Danau Toba menjadi tempat wisata yang lebih baik. Tentunya, Pak Presiden tidak bisa bekerja sendiri, hal itu harus didukung oleh seluruh masyarakat, pejabat-pejabatnya, aparatur sipil negara, TNI/Polri, dan segenap bangsa Indonesia, agar Danau Toba sebagai tempat wisata yang mendunia,” turutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP KMDT, St Edison Manurung, SH. MM menjelaskan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Dewan Pembina DPP KMDT DR HR Agung Laksono yang telah sudi bersilaturahmi, sekaligus melakukan diskusi dengan dewan pakar dalam agar kajian-kajian akademik tentang lingkungan danau Toba.
St Edison Manurung menuturkan, percepatan pembangunan wisata Danau Toba, dan juga Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang kebetulan Sekjen DPP KMDT Prof Dr Drs Sihol Situngkir MBA, membidangi SDM unggul, yang rencananya akan melakukan kunjungan kerja bersama KMDT ke kawasan danau Toba.
“DR Agung Laksono sebagai pembina DPP KMDT dapat melihat langsung bahwa misi KMDT ada dua, yaitu: percepatan wisata danau Toba mendunia dan SDM unggul,” ucapnya
” Kami KMDT akan menjalankan harapan dari DR Agung Laksono, agar KMDT ini menjadi locomotif dalam percepatan pembangunan Danau Toba lebih baik lagi mendatang. Kami siap untuk mendorong program-program pemerintah yaitu percepatan wisata danau Toba dan SDM unggul. Terimakasih kepada DPW KMDT Sumut yang telah memberi masukkan, sehingga DR Agung Laksono sebagai dewan pembina sangat respon dan hal ini akan disampaikan kepada Pak Presiden Jokowi,” imbuhnya katanya.
Edison juga menambahkan, KMDT memiliki agenda atau rencana untuk melakukan audiensi ke Presiden Jokowi, selain membicarakan kemajuan dan persoalan yang ada di Danau Toba, sekaligus memberikan hasil rakernas pertama dan juga kajian-kajian akademik, yang telah proses pekerjaan dewan pakar DPP KMDT saat ini.
“Saat ini KMDT sendiri sudah terbentuk di delapan kabupaten yang berada di kawasan Danau Toba. Bahkan di beberapa provinsi, dari Sabang sampai Merauke. KMDT sudah terbentuk mulai tingkat provinsi, kabupaten, sampai tingkat kecamatan dan tingkat desa, dan direncanakan 20 Desember 2021 akan dilakukan kegiatan bersih-bersih di kawasan Danau Toba, semuanya sebagai bukti bahwa KMDT ikut berperan dan mendukung program pemerintah,” pungkasnya.
Di awal kegiatan silaturahmi ini, diawali dengan kata pembukaan koordinator KMDT Sumut, Jannes M SE, kata sambutan dari Ketum DPP KMDT, St Edison Manurung SH MM.
Dilanjutkan dengan paparan isu strategis pembangunan berkelanjutan di Caldera Toba, Unesco Global Geopark oleh Ketua Dewan Pakar DPP KMDT Prof. Dr rer. nat. Binari Manurung MSi serta arahan dari Dewan Pembina DPP KMDT DR HR Agung Laksono, serta closing statement dari Sekjen DPP KMDT Prof Dr Drs Sihol Situngkir MBA.D-Med-50






