Gabpkin Sumut Sambut Baik 11 Progam Menteri PUPR

Rabu, 15 April 2020 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi membangun desa. Foto:D|youtube

Medan-Mediadelegasi:  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gabungan Pengusaha Kontraktor Indonesia (Gabpkin) Sumatera Utara menyambut baik program Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengggelontorkan Rp10,22 triliun untuk 11 item program padat karya di tengah pandemi Corona.

“Program Menteri Basuki itu tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga desa. Kita sangat optimis sebelas item program padat karya itu bersinggungan langsung dengan perekonomian, kesehatan serta keasrian lingkungan yang tertata bagi warga desa,” kata Ir Mandalasah Turnip SH, Ketua Umum DPP Gabpkin Sumatera Utara kepada wartawan, Rabu (15/4), dalam keterangan persnya.

Terlebih dengan kondisi pandemi Covid-19 yang mendera negeri ini, cukup banyak hikmah yang dipetik, antara lain keterbatasan akses akibat sarana jalan yang kurang mendukung distribusi hasil pertanian ke pasar, serta keterbatasan sarana air bersih dan sanitasi, dengan area lingkungan yang luput dari penataan selama ini.

BACA JUGA:  Konpida IPM Kota Medan "Deadlock"

Menurut Mandalasah Turnip, program Menteri PUPR ini patut didukung semua elemen masyarakat khususnya perangkat Desa dan Kecamatan sebagai sikap Pemerintah Kabupaten dan Kota mengarahkan pembangunan sarana ke desa.

Sebelas Item

Sebagaimana dilansir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pihaknya mengggelontorkan Rp10,22 triliun untuk program padat karya di tengah pandemi Corona.

Menurut Basuki, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat desa. Apalagi di tengah krisis, program ini akan membantu masyarakat desa yang mata pencahariannya terhambat, sehingga mereka tetap bisa mendapatkan uang buat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Padat karya tunai adalah program memberikan pekerjaan yang low techno tapi padat karya di pedesaan terutama ditujukan untuk mempertahankan daya beli masyarakat desa, jadi distribusi uang pembangunan ke desa-desa, dan ini masih bisa dilaksanakan karena kita pakai protokol kesehatan (di tengah pendemi),” ujar Basuki dalam siaran langsung BNPB, Senin (13/4).

BACA JUGA:  KPK Ungkap Penggeledahan di Rumah Kadis PUPR Sumut Nonaktif

Sebelas item program padat karya sebagai berikut:

D|Red-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah pemuda hilang di Desa Wek III, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Jumat (9/10/2026). Ditemukan hampir 2 minggu setelah hilang, dugaan sementara gantung diri. Foto: Ist.

Kabupaten Tapanuli Selatan

Hilang Hampir 2 Minggu, Pemuda Tapanuli Selatan Ditemukan Tewas di Kebun

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:46 WIB