Wali Kota Medan Dinilai Lamban Beri Solusi

- Penulis

Senin, 23 Januari 2023 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Barisan Minang Bersatu Sumatera Utara Romy HS.  Foto: Amirsyam

Ketua Barisan Minang Bersatu Sumatera Utara Romy HS. Foto: Amirsyam

Medan-Mediadelegasi: Ketua Barisan Minang Bersatu Sumatera Utara (Sumut) Ir Romy HS menilai Wali Kota Medan Bobby Nasution lamban beri solusi mengenai kontroversi larangan beribadah yang sempat menimpa sejumlah jemaat Gereja Elim Kristen Indonesia (GEKI) pada 8 Januari 2023 lalu.

“Kita minta Wali Kota Medan Bobby Nasution gerak cepat mengumpulkan tokoh-tokoh agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB untuk duduk bersama mencari solusi atas masalah ini,” kata Romy HS di Medan, Senin (23/1).

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan sejumlah petugas Satpol PP Medan terlibat adu argumen dengan jemaat GEKI yang hendak melaksanakan ibadah di sekitar Balai Kota Medan, setelah mereka dilarang menggelar kegiatan serupa di aula pusat perbelanjaan modern Suzuya Marelan, Kecamatan Medan Marelan.

Romy menyesalkan lambannya Pemerintah Kota Medan dalam menuntaskan kendala beribadah yang dihadapi jemaat GEKI hanya karena alasan tidak sesuai dengan Peraturan Wali Kota Medan Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pedoman Penataan Kehidupan Beragama dan Forum Kerukunan Umat Beragama di Kota Medan.

BACA JUGA:  Hasil Seleksi CPNS Pemprov Sumut 2024 Sudah Keluar

Sementara, Presiden Jokowi selalu menegaskan bahwa Negara menjamin setiap orang melakukan ibadah sesuai agamanya, sebagaimana diatur dalam Pasal 29 UUD 1945.

Bahkan, lanjut dia, Presiden Jokowi pada acara pertemuan dengan para gubernur, wali kota dan bupati se Indonesia di Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini kembali mengingatkan kembali hal serupa seraya mengkritisi soal masih terjadi pelarangan pendirian rumah ibadah dan kegiatan beribadah.

“Saya sangat mengapresiasi sikap tegas Presiden soal hak dan kesempatan beribadah bagi rakyat. Negara memang harus hadir dalam menyelesaikan persoalan umat beragama, jangan sampai agama dibawa ke wilayah politik,” ujar Romy.

Seharusnya, lanjut mantan aktivis gerakan reformasi tahun 1998 ini, Wali Kota Medan segera merespon arahan Presiden Jokowi, terkait mengenai kendala beribadah yang hingga saat ini masih dihadapi jemaat GEKI.

BACA JUGA:  Rico Waas Berang Camat Medan Polonia Telat Masuk Kantor

“Saya tidak bisa bayangkan bagaimana perasaan saudara kita umat Nasrani yang mereka dilarang beribadah dengan alasan adanya surat keputusan bersama (SKB) dua Menteri yang mengatur peribadatan, apalagi itu terjadi di ruang publik seperti hotel, mall atau plaza,” tambahnya.

Romy menegaskan, tidak boleh ada upaya melarang orang untuk beribadah maupun membangun rumah ibadah, karena setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya.

“Agar kondusifitas Kota Medan terjaga, saya usulkan sebaiknya SKB dua menteri segera di revisi, mengingat dinamika yang tumbuh di masyarakat juga harus menjadi pertimbangan objektif dan proporsional,” tuturnya. D|Med-AS

2 tanggapan untuk “Wali Kota Medan Dinilai Lamban Beri Solusi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak
Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia
Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD
Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut

Senin, 15 Juni 2026 - 14:48 WIB

Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:43 WIB

Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:53 WIB

Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:24 WIB

Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD

Berita Terbaru