Wartawan & Aktivis Kamisan Aksi Damai: Minta Prabowo Tarik Kata “Londo Ireng” dan Minta Maaf

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan perwakilan organisasi wartawan dan aktivis Kamisan berkumpul dalam aksi damai di Pos Blok, Lapangan Merdeka Medan, Kamis (30/7/2026), menyuarakan protes dan meminta Presiden Prabowo Subianto menarik kembali pernyataan soal “Londo Ireng” yang disamakan dengan jurnalis, LSM, dan pengamat, serta meminta permohonan maaf secara terbuka. Foto: Ist.

Puluhan perwakilan organisasi wartawan dan aktivis Kamisan berkumpul dalam aksi damai di Pos Blok, Lapangan Merdeka Medan, Kamis (30/7/2026), menyuarakan protes dan meminta Presiden Prabowo Subianto menarik kembali pernyataan soal “Londo Ireng” yang disamakan dengan jurnalis, LSM, dan pengamat, serta meminta permohonan maaf secara terbuka. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Puluhan perwakilan organisasi wartawan bersama aktivis Kamisan menggelar aksi damai di Pos Blok, Lapangan Merdeka Medan, Kamis (30/7/2026). Aksi ini muncul sebagai respons tegas terhadap pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut kelompok “Londo Ireng” masih ada bersembunyi di balik profesi jurnalis, LSM, hingga pengamat.

Perwakilan peserta aksi, Array A Argus, menegaskan tuduhan tersebut sangat tidak pantas dilontarkan oleh seorang pemimpin negara. Ia menegaskan kalangan wartawan justru bekerja menjaga kebenaran dan kepentingan bangsa, bukan pihak yang dimaksud dalam pernyataan itu.

“Diksi semacam ini hanya melahirkan stigma buruk bagi mereka yang benar-benar peduli pada Republik ini. Wartawan bukanlah apa yang disinggung dalam pernyataan itu,” tegas Array di lokasi aksi.

Ia pun menduga pernyataan yang memicu kegemparan ini sengaja dilontarkan untuk mengalihkan perhatian publik dari isu-isu besar yang sedang hangat dibicarakan, seperti dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis hingga kasus mantan pejabat tinggi Kejaksaan Febrie Adriansyah.

BACA JUGA:  GKJI Protes Menkopolhukam Soal Perkara Lahan PTPN2

“Jangan-jangan ini sengaja dikatakan untuk mengalihkan sorotan dari isu korupsi MBG dan kasus Febrie Adriansyah yang sedang dalam proses hukum,” tudingnya.

Para peserta aksi secara tegas meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera menarik kembali pernyataan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh kalangan yang merasa dirugikan.

Aksi damai ini berlangsung tertib dan penuh kesantunan, namun menyuarakan pesan yang tegas. Hadir sejumlah organisasi pers dan kelompok masyarakat sipil: Forwakum Sumut, KKJ, AJI Medan, FJP, PFI, IJTI, SIEJ, LBH Medan, Walhi Sumut, KontraS, serta Bakumsu.

Para peserta menilai pernyataan yang melabeli kelompok profesi dengan sebutan yang merendahkan berpotensi melemahkan kebebasan pers serta peran kontrol sosial yang dijalankan media dan lembaga kemasyarakatan.

BACA JUGA:  Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya

Mereka mengingatkan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat dan mengawasi jalannya pemerintahan adalah hak konstitusional yang dijamin undang-undang, bukan alasan untuk dicurigai sebagai pihak yang merugikan negara.

Kelompok wartawan juga menyatakan siap terus menjalankan tugas jurnalistik secara independen, objektif, dan bertanggung jawab tanpa terganggu oleh pernyataan yang melecehkan profesi.

Pihak penyelenggara berharap presiden lebih berhati-hati dalam memilih kata agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan keretakan hubungan antara pemerintah dengan kelompok profesi serta masyarakat sipil.

Aksi ini menjadi bukti bahwa kalangan pers dan aktivis tidak akan diam saja jika kehormatan profesi serta peran pengawasan mereka diragukan secara sepihak tanpa bukti yang jelas. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Miranda

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Aksi DPP RAJA Disambut Baik, Kejati Sumut Janji Dalami Kasus Rp14,5 M
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:54 WIB

Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK

Berita Terbaru

Sidang kasus dugaan fitnah ijazah Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:42 WIB

Polisi menangkap oknum ustaz yang diduga mencabuli santriwati di Kabupaten Siak, Riau. Foto: Ist.

Nasional

Oknum Ustaz di Siak Ditangkap, 4 Santriwati Jadi Korban

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:04 WIB

Sidang perdana kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Roy Suryo Didakwa Serang Nama Baik Jokowi di Medsos

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:44 WIB

Alustadz Rahmat Agus Darmawan Siregar (foto kiri) di hadapan jamaah tausiyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Dusun Sinarbulan, Labusel, Rabu (16/9). Foto: maruli

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Mengupas Rahasia Sepertiga Malam di Balik Kelahiran Rasulullah

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:49 WIB