RS Adam Malik dan Tim Dokter Arab Saudi Berhasil Lakukan 10 Operasi Bedah Jantung dalam Sepekan

Rabu, 29 Mei 2024 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi bedah jantung bersama tim dokter Arab Saudi di RS Adam Malik

Operasi bedah jantung bersama tim dokter Arab Saudi di RS Adam Malik

Medan-Mediadelegasi: Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RS Adam Malik) bersama tim dokter dari Arab Saudi berhasil melakukan operasi bedah jantung pada 10 pasien dalam periode pertama program operasi jantung bantuan dari King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSRelief). Selain itu, sebanyak 31 pasien juga berhasil menjalani intervensi non-bedah kateterisasi jantung dalam periode pertama program ini selama sepekan terakhir.

 

Tim dokter RS Adam Malik bersama tim dokter Arab Saudi

Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) mengatakan tim dokter RS Adam Malik mendapatkan banyak pembelajaran dari program kerja sama ini. Dijelaskannya, program ini juga melibatkan proses transfer ilmu pengetahuan dan peningkatan keterampilan. Sehingga, kedepannya dapat meningkatkan pelayanan di rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini, terutama dalam penanganan penyakit jantung.

“Salah satunya (operasi yang dilakukan) adalah operasi bentall, itu benar-benar yang advance (tingkat lanjut) sekali, dan teman-teman (tim dokter RS Adam Malik) mendapatkan pembelajaran dari tim dokter Arab Saudi ini,” jelas dr Zainal. Dia pun menyampaikan terima kasih kepada Kerajaan Arab Saudi melalui KSRelief atas bantuannya, serta Kementerian Kesehatan RI yang telah memberikan dukungan untuk pelaksanaan program ini.

BACA JUGA:  Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut

 

Tim dokter Arab Saudi bersama Dirut RS Adam Malik

Ketua Tim Pengampuan Layanan Kardiovaskular RS Adam Malik dr Faisal Habib SpJP(K) FIHA juga menyebut program ini pun banyak memberikan alih teknologi kepada tim dokter di RS Adam Malik. “Selama ini kita sudah rutin melakukan kasus-kasus bedah jantung. Sekarang kita ingin lebih advance, bagaimana operasi bedah jantung ini tidak lagi harus membuka seluruh dada, tapi hanya potongan kecil di dada. Inilah proses alih teknologinya,” kata dr Faisal pula.

Salah satu dokter dari Arab Saudi, dr Ali Ahmed Haneef pun mengaku senang atas terlaksananya program operasi jantung di RS Adam Malik ini. “Alhamdulillah, hasilnya luar biasa, juga berkat dukungan dari rumah sakit ini. Secara keseluruhan, alhamdulillah program ini sangat berhasil. Insya Allah, dengan dukungan KSRelief kami akan terus melakukan lebih banyak program di masa depan,” ucap dokter ahli bedah jantung tersebut.

BACA JUGA:  Jokowi Ke Medan

Sementara, keluarga dari salah satu pasien, HMS (40 tahun), asal Kabupaten Dairi, Sumatera Utara menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim dokter, baik di RS Adam Malik dan dari Arab Saudi. “Terima kasih kepada RS Adam Malik yang sudah melayani kami pasien BPJS. Saya merasa pelayanan di sini sangat hangat. Kami juga merasa sangat puas dengan dokter Arab Saudi, sangat terbantu dengan adanya bantuan dari organisasi KSRelief ini,” ungkapnya.

Program operasi jantung bantuan KSRelief dari Arab Saudi ini sendiri masih akan terus berlanjut di RS Adam Malik untuk dua periode lagi. Periode berikutnya telah direncanakan untuk pasien bedah jantung anak yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2024 mendatang, sebelum dilanjutkan kembali dengan pasien bedah jantung dewasa. (humas/ade)D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Mulut soal Fee 15% di Dinas Perkim, Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan
Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim
JPU Kejari Belawan Ajukan Banding, Pasal Putusan Korupsi Pengadaan Kapal Tak Sesuai Tuntutan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?

Berita Terbaru