KMDT Bentuk Tim Pengkajian Pendirian Universitas Negeri di Kawasan Danau Toba

Jumat, 16 Agustus 2024 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Dewan Pengurus Pusat Komite Masyarakat Danau Toba  (KMDT) telah membentuk Tim Khusus Pengkajian Pendirian perguruan tinggi negeri (PTN) setara universitas di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut).

 

Tim pengkajian pendirian universitas negeri di kawasan Danau Toba terdiri dari para akademisi dari berbagai perguruan tinggi yang dipimpin Ketua Senat dan Guru Besar Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof. Dr. Syawal Gultom dan Sekretaris Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, M.Si dari Fisip USU.

“Pembentukan tim pengkajian pendirian universitas negeri di kawasan Danau Toba  diperlukan untuk memberikan rekomendasi kepada pemerintah dan pemangku kepentingan, terkait upaya percepatan peningkatan kompetensi sumber daya manusia,” kata Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung, di Medan, Jumat  (16/8).

Para anggota tim pengkajian pendirian universitas negeri di kawasan Danau Toba, antara lain Prof. Dr. Hasim Purba, SH. M.HumProf.Dr.Rosnidar Sembiring, S.H,.M.Hum, Prof Dr Jhon Hutagaol, Dr. H. Sakhyan Asmara, MSP,  Prof Dr Binari Manurung, Prof Dr Gimbal Doloksaribu dan  Prof Dr Alum Simbolon SH M Hum.

BACA JUGA:  16 Pejabat Kejaksaan Di Sumut Dilantik

Selanjutnya, Dr Benny Hutahean, Dr Sonny W Manalu, Dr.Rosdiana Rajagukguk, M.Hum, Ir. B. Ricson Simarmata, MSEE, IPM,  Jholant B Amelia Sinaga SE.,MM.,M.Ak, Jasman WP Saragih. ST. MT. M.Mar.E.dan Dra. Sinta Diana Martaulina, M.Hum.

Menurut mantan Staf Khusus Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI itu, poin-poin rekomendasi hasil kajian pendirian universitas negeri di kawasan Danau Toba akan disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden RI periode 2024-2029 Prabowo Subianto.

Edison menilai,  pendirian universitas negeri di kawasan Danau Toba mendesak direalisasikan karena persebaran PTN di Provinsi Sumut masih belum merata dan lokasinya sebagian besar hanya terpusat di Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

Sementara, di kawasan Danau Toba masih banyak lulusan SMA sederajat  yang tinggal di sejumlah desa selama ini  belum menikmati akses pendidikan tinggi, sehingga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

Mantan Ketua DPP KNPI era tahun 1990-an itu menyatakan optimistis inisiatif KMDT memperjuangkan pendirian universitas negeri tersebut  akan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah pusat beserta Pemerintah Provinsi Sumut dan tujuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) se kawasan Danau Toba.

BACA JUGA:  Spanduk Hiasi Jalanan Medan Jelang HPN 2023

KMDT  kata Edison,  akan berkoordinasi aktif dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) untuk mewujudkan komitmen pendirian universitas negeri di kawasan Danau Toba.

Sebab,  menurutnya, sistem pendidikan yang sudah sangat terbuka sekarang ini  turut menguntungkan penyelenggaraan pemerintahan, karena tolak ukur di dalam indeks pembangunan manusia minimal ada tiga, yakni kesehatan, pendapatan masyarakat dan  pendidikan.

Karena itu, pihaknya berharap pendirian  universitas negeri tersebut dapat terealiasi secepatnya, karena memang kehadiran universitas di suatu daerah sudah menjadi kebutuhan apalagi Indonesia akan mendapat bonus demografi berupa besarnya peranan generasi muda dalam pembangunan.

Tidak hanya itu,  Edison juga mengungkapkan bahwa  beberapa tokoh dan warga asal kawasan Danau Toba sudah menyatakan siap menghibahkan lahan milik mereka untuk dijadikan kampus universitas negeri. D/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update OTT Syah Afandin, KPK Dijadwalkan Periksa Kadis SDABMBK Medan
Bobby Nasution Gelontorkan Rp50 Miliar untuk UMKM Sumut
Desa Sipaku Area Resmi Sandang Status Desa Binaan Imigrasi
Video Diduga Aktivitas Narkotika di Rutan Kelas I Medan Beredar, Klarifikasi Masih Dinanti
Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Update OTT Syah Afandin, KPK Dijadwalkan Periksa Kadis SDABMBK Medan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Bobby Nasution Gelontorkan Rp50 Miliar untuk UMKM Sumut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Desa Sipaku Area Resmi Sandang Status Desa Binaan Imigrasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Video Diduga Aktivitas Narkotika di Rutan Kelas I Medan Beredar, Klarifikasi Masih Dinanti

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Berita Terbaru

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan hari ini

Jakarta

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:13 WIB

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir. (Foto:Ist)

Kabupaten Samosir

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:51 WIB