UNPRI Anugerahkan Gelar Ilmuwan Yang Berpengaruh pada Prof. Taruna Ikrar

Sabtu, 4 Januari 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPOM RI Prof dr Taruna Ikrar, Ph.D, M.Biomed  (kelima kanan) dan Menteri Hukum Dr Supratman Agtas (kelima kiri)   foto bersama  Rektor Universitas Prima (UNPRI)  Indonesia  Prof. Dr Crismis Novalinda Ginting, M.Kes (kiri) dan para dosen Unpri seusai acara  Orasi ilmiah  Prof. dr Taruna Ikrar,  Ph.D, M.Biomed.,  di ballroom kampus UNPRI  Medan,  Sabtu (4/1).  Foto:  ist

Kepala BPOM RI Prof dr Taruna Ikrar, Ph.D, M.Biomed (kelima kanan) dan Menteri Hukum Dr Supratman Agtas (kelima kiri) foto bersama Rektor Universitas Prima (UNPRI) Indonesia Prof. Dr Crismis Novalinda Ginting, M.Kes (kiri) dan para dosen Unpri seusai acara Orasi ilmiah Prof. dr Taruna Ikrar, Ph.D, M.Biomed., di ballroom kampus UNPRI Medan, Sabtu (4/1). Foto: ist

Medan-Mediadelegasi: Universitas Prima (UNPRI)  Indonesia Medan menganugerahkan  gelar Ilmuwan Yang  Berpengaruh di Indonesia kepada Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI yang juga Pakar Farmakologi  Prof. dr Taruna Ikrar,  Ph.D, M.Biomed.

Penganugerahan gelar Ilmuwan Berpengaruh di Indonesia tersebut  diserahkan langsung Rektor UNPRIi Prof Dr Crismis Novalinda Ginting, M.Kes,  dalam rangkaian acara Orasi ilmiah  Prof. dr Taruna Ikrar,  Ph.D, M.Biomed.,  di ballroom kampus Unpri Medan,  Sabtu (4/1).

“Semoga dengan penganugerahan ini semakin meningkatkan pengabdian Bapak Prof. dr Taruna Ikrar,  Ph.D, M.Biomed,  dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus,” kata Rektor UNPRI Prof Dr Crismis Novalinda Ginting, M.Kes.

Turut hadir dalam acara itu,  antara lain Menteri Hukum Dr Supratman Agtas, Penjabat Sekda Provinsi  Sumatera Utara (Sumut)  Effendy  Pohan. serta  sejumlah rektor dari berbagai perguruan tinggi.

BACA JUGA:  Kawal Nataru, Polisi Gelar Operasi Lilin 2024 Mulai Hari Ini

Prof. dr Taruna Ikrar,  Ph.D, M.Biomed dalam orasi ilmiahnya,   memaparkan bahwa silent pandemic atau resistensi antibiotik pada tubuh seseorang yang diakibatkan oleh antimikroba menjadi ancaman serius dunia.

Resistensi antimikroba kini menjadi fenomena biologis kompleks yang mengancam kemampuan manusia dalam mengendalikan mikroorganisme berbahaya.

Menurut Taruna,   penggunaan antibiotik yang tidak rasional, baik dalam bidang kesehatan manusia maupun peternakan, menjadi pendorong utama.

“Ketika antibiotik digunakan secara berlebihan atau tidak tepat, hal ini menciptakan tekanan seleksi yang kuat bagi mikroorganisme untuk beradaptasi dan berkembang,” ujar lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas)  Makassar itu

Di Indonesia sendiri, tambah Taruna, resistensi antimikroba memiliki dimensi kompleks yang dipengaruhi oleh faktor geografis, demografis, dan sistem kesehatan.

BACA JUGA:  Brimob Polda Sumut dan Komunitas Ojol Gelar Doa Bersama

Sebagai negara dengan keragaman ekologis dan praktik kesehatan yang beragam, Indonesia menghadapi tantangan unik dalam mengendalikan penyebaran mikroorganisme resisten.

“Dibutuhkan strategi nasional yang adaptif, berbasis riset, dan mempertimbangkan konteks lokal,” katanya.  D/Red

Satu tanggapan untuk “UNPRI Anugerahkan Gelar Ilmuwan Yang Berpengaruh pada Prof. Taruna Ikrar”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru