Dekranasda Sumut Beri Peluang Kabupaten/Kota Mengikuti Event Nasional dan Internasional

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kahiyang Ayu, saat menerima kunjungan kerja Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Senin, 19 Mei 2025. (Sumber : Diskominfo Sumut)

Kahiyang Ayu, saat menerima kunjungan kerja Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Senin, 19 Mei 2025. (Sumber : Diskominfo Sumut)

Medan-Mediadelegasi : Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu memberi peluang kabupaten/kota di Sumut untuk mengikuti event nasional dan internasional. Hal ini disampaikan Kahiyang Ayu saat menerima kunjungan kerja Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Senin (19/5).

Kahiyang Ayu ingin memberikan peluang kepada setiap kabupaten/kota, termasuk Taput, untuk dapat mengikuti event-event yang diselenggarakan secara nasional dan internasional. Salah satu event yang akan diselenggarakan adalah Indonesian Fashion Weekend (IFW) 2025.

Kahiyang menyebutkan bahwa sudah ada empat desainer yang akan mengkolaborasikan tiga jenis kain dari Sumut, yakni dari Taput, Karo, dan Tapsel. Dekranasda Sumut siap membantu mempromosikan produk kerajinan di setiap daerah melalui galeri yang dimiliki atau dengan mengikutsertakan setiap event pameran nasional dan internasional.

Ketua Dekranasda Taput Neny Angelina JTP Hutabarat menyampaikan sejumlah keunggulan yang dimiliki kabupaten yang memiliki landskap perbukitan hijau dan panorama Danau Toba itu. Taput mempunyai potensi besar di sektor olahan pangan dan industri kreatif.

BACA JUGA:  Rektor Unika Santo Thomas Roadshow Promosi Ke SMA St Mikael Pangururan

Neny berharap agar Dekranasda Sumut terus mendukung program Dekranasda Taput, seperti pengakuan Taput sebagai Kota Tenun dan Pusat Wastra Sumut, penetapan hari tertentu untuk penggunaan seragam berbahan ulos Taput di lingkungan Pemprov Sumut, dan dukungan partisipasi Taput dalam event fashion provinsi, nasional, dan internasional.

Taput memiliki produk unggulan seperti kopi, andaliman, jagung, nenas, dan umbi-umbian yang dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi. Selain itu, Taput juga memiliki potensi besar di sektor industri kreatif, seperti ulos yang tidak hanya menjadi pakaian adat, tetapi juga inspirasi dalam desain kontemporer.

Kahiyang Ayu dan Neny Angelina JTP Hutabarat sepakat untuk meningkatkan kerja sama antara Dekranasda Sumut dan Dekranasda Taput. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan potensi dan keunggulan produk kerajinan dan industri kreatif di Taput.

Dekranasda Sumut siap membantu mempromosikan produk kerajinan Taput melalui pameran dan event nasional dan internasional. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat terhadap produk kerajinan Taput.

Pemerintah Provinsi Sumut diharapkan dapat terus mendukung pengembangan produk kerajinan dan industri kreatif di kabupaten/kota, termasuk Taput. Dukungan ini dapat berupa bantuan teknis, promosi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

BACA JUGA:  HIPMI Sumut Diharap Geliatkan Ekonomi Kota Medan

Dekranasda Sumut berkomitmen untuk mendukung pengembangan produk kerajinan dan industri kreatif di kabupaten/kota, termasuk Taput. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan produk kerajinan dan industri kreatif di Sumut dapat berkembang dan dikenal secara nasional dan internasional.

Masa depan produk kerajinan dan industri kreatif di Sumut terlihat cerah dengan adanya dukungan dari Dekranasda Sumut dan pemerintah. Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, produk kerajinan dan industri kreatif di Sumut dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.

Pesan Kahiyang AyuKahiyang Ayu berharap agar kabupaten/kota di Sumut dapat terus meningkatkan potensi dan keunggulan produk kerajinan dan industri kreatif. Dengan demikian, produk kerajinan dan industri kreatif di Sumut dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru