BNN Ungkap Kasus Penyelundupan Sabu 2 Ton di Kepulauan Riau

Senin, 26 Mei 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengungkapan 2 Ton Sabu di Karimun, Kepala BNN: Terbesar dalam Sejarah! (Foto : Ist.)

Pengungkapan 2 Ton Sabu di Karimun, Kepala BNN: Terbesar dalam Sejarah! (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap 6 awak kapal yang terlibat dalam penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 2 ton di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Kapal MT Sea Dragon Tarawa digunakan untuk mengangkut narkoba tersebut.

Kapal tersebut ditangkap oleh tim gabungan yang terdiri dari BNN, TNI, Polri, dan Ditjen Bea Cukai pada 20 Mei 2025 saat melewati perairan Indonesia.

Sabu-sabu seberat 2 ton tersebut disembunyikan di kompartemen samping mesin kapal dan kompartemen bagian depan kapal. Petugas berhasil mengamankan 6 awak kapal yang terdiri dari 4 WNI dan 2 warga negara Thailand.

Kepala BNN, Marthinus Hukom, saat jumpa pers di Batam, Kepulauan Riau, Senin (26/5/2025) mengatakan bahwa keenam awak kapal tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Fandi Rahmandani, Leo Chandra Samosir, Richard Halomuan, Hasiluan Samosir, Mirapad Pongwan, dan Terapong Lakhparadube.

BACA JUGA:  DPR RI Janjikan Solusi Tuntas Polemik Royalti Lagu dalam Waktu Dekat

Penangkapan sindikat narkoba ini bermula saat BNN menerima informasi adanya peredaran narkoba jaringan internasional dengan Kapal MT Sea Dragon yang melintas perairan Batam pada 20 Mei 2025.

Marthinus menduga bahwa narkotika yang diangkut dalam kapal itu akan didistribusikan ke sejumlah negara. BNN berharap dapat mengungkap jaringan narkotika yang lebih luas.

Petugas gabungan melakukan penggeladahan isi muatan dan pemeriksaan awak kapal setelah menangkap kapal tersebut. Mereka menemukan 67 kardus yang berisi 2.000 bungkus narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 2 ton.

Sabu-sabu tersebut dibungkus dengan kemasan khas yang lazim digunakan sindikat jaringan narkotika Golden Triangle. BNN akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan narkotika yang lebih luas.

BACA JUGA:  BNN Gerebek Pabrik Narkoba Ancol

BNN bersama dengan lembaga terkait akan terus melakukan upaya pencegahan peredaran narkoba di Indonesia. Mereka berharap dapat mengurangi dampak negatif narkoba bagi masyarakat.

BNN berhasil menangkap 6 awak kapal yang terlibat dalam penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 2 ton di Karimun. Mereka akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan narkotika yang lebih luas. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru