Teheran-Mediadelegasi : Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim bahwa militernya telah menguasai penuh wilayah udara Israel. Menurut pernyataan IRGC, rudal-rudal Iran dapat leluasa menghantam berbagai wilayah Israel tanpa bisa dihentikan oleh sistem pertahanan udara Zionis.
IRGC menyatakan bahwa serangan rudal hari ini menunjukkan bahwa mereka telah menguasai penuh wilayah udara di wilayah pendudukan Israel dan tidak berdaya menghadapi serangan rudal Iran. Pernyataan ini dikeluarkan setelah dua gelombang serangan rudal Iran ke Israel dalam jeda 15 menit pada Rabu dini hari.
Komando Front Dalam Negeri Israel awalnya mengeluarkan pernyataan aman sehingga mereka mengizinkan warga meninggalkan bunker perlindungan bom. Namun, dalam 15 menit kemudian, muncul serangan berikutnya yang membuat warga Israel kembali berlindung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sistem pertahanan Iron Dome Israel yang diklaim mampu mencegat sebagian besar rudal Iran ternyata tidak sepenuhnya efektif. Banyak rudal Iran yang mencapai sasarannya tanpa bisa dicegat, seperti yang terlihat pada serangan Rabu dini hari.
Dampak kerusakan yang ditimbulkan dari serangan Iran beberapa hari terakhir juga cukup masif. Namun, pemerintah Israel saat ini melarang media massa dan warga merekam dan membagikan situasi di lokasi serangan Iran, terutama jika sasaran serangan adalah pangkalan militer atau fasilitas strategis lainnya.
IRGC Iran terus meningkatkan serangan mereka ke Israel sebagai bagian dari konflik yang sedang berlangsung. Dengan klaim menguasai wilayah udara Israel, IRGC Iran semakin menunjukkan kekuatan dan kemampuan militernya.
Situasi di Israel saat ini sangat tegang dan penuh dengan ketidakpastian. Warga Israel terus berlindung di bunker perlindungan bom sementara serangan rudal Iran terus berlanjut.
Konflik antara Iran dan Israel terus memanas dan berpotensi memicu eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah. Dunia internasional terus memantau situasi ini dengan cermat dan berharap agar konflik dapat segera diakhiri melalui jalur diplomasi. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS












